Breaking News

108 Siswa Baru SMK Muhammadiyah Ikut MPLS

AMBON,N25NEWS.COM- Sedikitnya 108 siswa baru SMK Muhammadiyah Ambon mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2018/2019.

Kegiatan dibuka Ketua PWM Maluku A Lattua Silawane, berlangsung di aula SMK Muhammadiyah Ambon, Senin(1/7) selama tiga hari
Kepada awak media Kepala SMK Muhammadiyah Ambon Siti Hajar Toekan usai menghadiri pembukaan MPLS menjelaskan, seharusnya siswa yang harus mengikuti MPLS kurang lebih 200 siswa baru, namun sebagian belum hadir, lantaran dipengaruhi dengan alam laut yang belum bersahabat.

Dimana jumlah siswa baru yang diterima sesuai dengan jumlah enam ruang belajar yang disediakan.
“Dua rombel PKJ, dua rombel listrik, satu rombel akuntansi dan satu lainnya rombel desian bangunan,”jelasnya.
Dikatakan, MPLS dulunya dikenal dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.

Masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMPdan SMA. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Pada perguruan tinggi, kegiatan serupa dikenal dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (disingkat Ospek).
Dimana MPLS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan.

MPLS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut, baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, pada umumnya
kebanyakan sekolah, MPLS sepenuhnya dilaksanakan oleh kelompok siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intrasekolah (OSIS) dengan guru sebagai pihak pengawas, asisten dan pemantau kegiatan selama MPLS berlangsung.
Di sekolah tertentu, terkadang MPLS hanya dilaksanakan oleh pihak guru dan sekolah saja, dalam bentuk penyampaian materi.

“Sekolah berupaya agar kegiatan MPLS benar-benar bermanfaat mengantar siswa mengenal lingkungan, budaya dan sistem pembelajaran di SMK Muhammadiyah,”ungkapnya.

Dengan harapan potensi siswa baru dapat berkembang secara optimal baik akademis maupun non akademis.

Reporter :Rohim

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Usai 17 Agustus 2019, SUPM Waiheru Gelar Pandu Laut Indonesia

AMBON,N25NEWS.COM – Telah usainya upacara hari kemerdekaan negara Republik Indonesia (RI) yang ke-74, Sekolah Usaha …