Home / Hukum dan Kriminal / 143 Napi Dapat Remisi Oleh Lapas Ambon

143 Napi Dapat Remisi Oleh Lapas Ambon

AMBON,N25NEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Ambon memberi pengurangan masa hukuman atau Remisi kepada sebanyak 143 Napi Yang beragama muslim.

Remisi diperoleh oleh para napi khusus bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1 Swayal 1439 H yang jatuh pada, (15/06/18) kemarin.

Hal ini dibacakan oleh Kepala Lapas Ambon, La Samsudin seusai melakukan shalat Id bersama di Aula Lapas, Kota Ambon.

Kepada Awak media, Samsudin mengatakan 143 napi yang mendapatkan remisi pada Hari Raya Idul Fitri ini merupakan bagian dari 154 Napi yang diusulkan untuk mendapatkan remisi pada tahun ini.

“Dari 143 orang Napi yang mendapat remisi langsung bebas atau RK-II sebanyak lima orang, dan yang mendapat pemotongan masa tahanan atau RK-I sebanyak 138 orang,”Tandasnya.

“Namun dari lima orang yang mendapat remisi KR-II, satu diantara mereka sudah diperbolehkan pulang karena bebas murni, sedangkan empat lainnya masih di tahan karena harus menjalani hukuman subsider,” ungkapnya.

La Samsudin menambahkan, Napi narkoba yang diusulkan tahun 2018 ini untuk mendapatkan remisi sebanyak 44 orang dan yang sudah mendapat SK sebanyak 38 orang, yang belum ada SK sebanyak enam orang dan yang belum memenuhi syarat satu orang

Dirinya menambahkan, Begitu juga dengan Napi korupsi yang diusulkan untuk mendapatkan remisi satu orang dan sudah mendapatkan SK.

Ditempat yang sama, Kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Maluku Frans Ellias usai menyerahkan Remisi secara simbolik kepada perwakilan Napi yang mendapat remisi mengatakan, Napi yang diusulkan untuk mendapatkan remisi khusus hari raya idul fitri 1439 H tahun 2018.

Selain itu, juga kepada sebanyak 245 orang yang tersebar pada 13 lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan (Rutan ) yang ada tersebar di 11 daerah kota dan kabupaten di wilayah Maluku.

“Dari 245 itu yang mendapatkan SK remisi sebanyak 237 orang, dan dari 237 orang itu delapan mendapatkan remisi langsung bebas. namun dari delapan orang itu empat saja yang baru diijinkan pulang sedangkan empat lainnya harus menjalani Susider,” tutupnya.

About admin

Check Also

Istilah 86 Melilit Oknum Wartawan Dan Pejabat Disdikbud Maluku

AMBON-Istilah 86 atau eksekusi ditempat bukan hanya dipakai pihak kepolisian, tapi istilahnya kini melilit oknum …