Breaking News
Abdulmanan Latuconsina Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon

187 PSK Di Lokalisasi Tanjung Batumerah Tidak Miliki KTP Ambon

AMBON,25NEWS.COM-Berdasarkan data Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon tercatat dari 187 Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lokalisasi Tanjung Batu Merah tidak memiliki KTP Ambon.

Hal ini dikatakan Abdulmanan Latuconsina Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon kepada awak media di Kantor Gubernur Maluku,senin (23/7/2019).

Lebih lanjut dia mngatakan bahwa,dengan begitu puluhan PSK tersebut terancam akan dipulangkan tempat asalnya.

“Dari data yang kita (MUI) Kota Ambon punya dan data tersebut saat di cocokan dengan Dinas Catatan Sipil (Dikdukcapil) Kota Ambon maka dari 187 PSK tersebut tidak miliki KTP Ambon,”kata dia.

Seperti diketahui rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam waktu dekat akan menutup tempat Lokalisasi Tajung Batu Merah,dimana penutupan tersebut akan melibatkan semua Steakholder Pemkot Ambon bersama TNI/Polri.

Adapun,nasip para Pekerja Seks Komersial (PSK) Latuconsina mengatakan bahwa,”tentu kita berpikir tentang semua hal termasuk posisi PSK yang ada Tanjung Batumerah itu dimana ada dua hal yang menjadi substansi yakni bagaimana proses percepatan penutupan dan pasca penutupan,”kata dia.

Menurutnya posisi PSK-PSK yang ada itu telah dipikirkan oleh tim,jadi begitu ditutup maka PSK yang ada disana selama 90 hari itu akan di tanggulangi kebutuhan hidupnya.

Baca juga :   Trauma Healing Untuk Korban Gempa Bumi Maluku

Kemudian bagi PSK yang berpenduduk Kota Ambon ini akan ditawarkan bagaimana peluang-peluang untuk mereka kerjakan itu telah dipikirkan,

“Sekarang kan kita lagi menunggu SK Walukota Ambon,stelah itu kita akan berembuk lagi dan membicakan apa yang kita lakukan pasca penutupan nanti,”jelasnya.

Kebanyakan PSK yang ada di Lokalisasi Tanjung Batumerah berasal dari luar Ambon,yang dari Kota Ambon hanya berapa tidak cukup 10 orang.

Sementara  itu respon masyarakat terkait penutupan Lokalisasi Tanjung Batumerah ini,secara umum masyarakat sangat mengapresiasi langka pemerinta tersebut.

“Pada prisipnya, para PSK mereka tidak keberatan,tetapi kita bicara bagaimana kelangsungan usaha ekonomi mereka yang selama ini mereka telah lakukan,”tandasnya

Untuk diketahui bahwa, ternyata izin yang di keluarkan oleh Pemkot Ambon itu bukan izin prostitusi,tapi izin karoke dan karoke hanya beberapa saja yang data MUI karoke yang ada di Tanjung Batumerah ada sekitar 7 sampai 8 karoke.

Reporter       : Aris Wuarbanaran

Editor           : Redaksi

About admin

Check Also

Satgas Yonif 711/Rks, Dengan Mahasiswa KKN Dan Warga Abubu Tanam Pohon Mangrov

AMBON,N25NEWS.COM-Satgas Yonif 711/Raksatama bersama mahasiswa KKN Unpatti Fakultas Perikanan Ambon dan Pemerintah Negeri Abubu Kecamatan …

×

N25NEWS.com