Breaking News

2018 SUPM Waiheru Capai Akreditasi “A” Ples dan Pringkat II Nasional Menuju Zona WBK

AMBON,N25NEWS.COM -Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Waiheru Ambon kembali menunjukan prestasinya kelembagaanya ditahun 2018 kemarin, dengan pencapaian akreditasi “A”Ples terbaik seMaluku dan peringkat II Nasional menuju zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan birokarsi bersih melayani tingkat unit kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Prestasi yang dicapai SUPM Negeri Waiheru Ambon, bukan hanya merupakan kerja keras Achmad Jais Ely sebagai Kepala SUPM, tetapi juga peran  staf dan para tenaga pengajar, komite dan orang tua siswa yang secara bersamaan bergandeng tangan memajukan SUPM sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kompoten, dedikasi, inovatif dan berprestasi dalam melahirkan SDM yang siap pakai.

Dalam laporan sekaligus arahan singkat Kepala SUPM Negeri Waiheru Ambon, Senin(7/1) disela-sela rapat dengan orang tua siswa dalam refleksi 2018 dikatakan, SUPM Waiheru ditahun 2018 telah memperoleh dua prestasi sebagai lembaga pendidikan terbaik ditingkat provinsi dan nasional.

Untuk tingkat provinsi kata Ely, berdasarkan hasil penilaian asesor Badan Akreditasi Daerah (BAD) Provinsi dengan kategori akreditasi “A”Ples dengan nilai rata-rata diatas 98 lebih.

Angka tersebut sekaligus menanandakan SUPM merupakan salah satu dari sekian SD, SMP dan SMK/SMA di Maluku yang memiliki pencapaian nilai tertinggi seMaluku, sesuai penilaian BAD Maluku yang dipimpin Abidin Wakano.

Prestasi yang sama juga diraiah SUPM Waiheru Ambon setelah ditetapkan sebagai peringkat II Nasional kategori WBK dari semua unit KKP seIndonesia yang jumlahnya ratusan unit kerja.

“SUPM Waiheru Ambon merupakan salah satu unit pelaksanaan KKP, dari ratusan unit kerja dibawa KKP memperoleh predikat juara II nasional, sebagai unit kerja yang membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi yang bersih melayani,”paparnya.

Baca juga :   Usai 17 Agustus 2019, SUPM Waiheru Gelar Pandu Laut Indonesia

Peringkat tersebut kata Ely, bukan hanya ditujukan bagi pegawai dan guru saja, tetapi predikat tersebut juga melakat pada diri orang tua siswa, sebab jika tidak ada dukungan dari orang tua siswa maka belum tentu predikat tersebut dicapai oleh SUPM Waiheru Ambon.

Dimana peringkat pertama dicapai oleh Balai Tata Ruang Laut dan Pasar Provinsi Bali dan peringkat III diraih Balai Karantina Manado”Bayangkan dari ratusan yang dinilai oleh tim indenpenden Inspektorat jenderal KKP , sehingga saya kemarin menerima penghargaan ini, mewakili keluarga besar SUPM Waiheru Ambon yang diberikan Ibu Menteri KKP di Jakarta,”akuinya.

Dengan prestasi tersebut lanjut Ely agar kita semua yang terlibat dengan SUPM termasuk peran serta orang tua agar senantiasa tetap dijaga dengan baik dengan lebih lagi meningkatkan yang lebih terbaik.

Pencapain tersebut menurut Elay tidak sebanding lurus dengan apa yang telah dicapai siswa/siswi, sebab dari berbagai peringkat yang dicapai siswa masih terdapat siswa yang belum berhasil naik kejenjang semester II lantaran tidak didudukung  oleh beberapa aspek  sehingga harus mengulang kembali dari awal.

Dalam kesempat itu juga Ely menyinggung soal wacana penerapan Badan Layanan Umum (BLU) di SUPM Waiheru, meskipun masih dalam tahap pembahasan dan belum ada penetapan resmi dari pusa, namun jika hal tersebut diterapkan, maka dengan sendirinya akan ada biaya yang harus menjadi kewajiban orang. Namun pemberlakukan hanya dikhususkan bagi siswa yang masuk lewat

jalur umum, sedangkan siswa pelaku utama atau jalur khusus tidak dipungut biaya dan tetap menjadi tanggungjawab pemerintah.

 

Penulis.    :Gali M

Editor.      : Redaksi

About admin

Check Also

Program Tuntas Memcapai Target Di SMP Negeri 6 Ambon Resmi Di Jalankan

AMBON,N25NEWS.COM – Berbagai program yang telah dirancangkan oleh kepala sekolah beserta dewan Guru SMP Negeri …