Breaking News

22 Desa Di Kabupaten SBB Memiliki Kampung KB

AMBON,N25NEWS.COM-Sampai pada tahun 2019 ini,telah di bentuk 22 Kampung KB di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),yaitu pada tahun 2017 di bentuk 11 Kampung KB dan tahun 2018 kemarin di bentuk pula 11 Kampung KB.

Hal ini di jelaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Seram Bagian Barat Donald J  de Fretes. S.Sos ,di Marina Hotel kamis(24/01/2019).

Menurutnya program Nawacita milik Presiden Jokowi ini berjalan dengan baik di negeri Saka Mese Nusa,dimana target tiap tahun di bentuk 11 Kampung KB semuanya tercapai.

Hal ini kata Kadis PPPA/PPKB Seram Bagian Barat,merupakan komitmen Pemda SBB dan Dinas  Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam menurunkan angka kemiskinan melalui program-program Kampung KB.

“Saat ini Kami sudah membentuk   22 Kampung KB di 11 Kecamatan yang ada di Seram Bagian Barat,yaitu di mulai dari tahun 2017,kami membentuk Kampung KB di 11 Desa  kemudian pada tahun 2018 kemarin juga,kami membentuk Kampung KB di 11 Desa,”Ungkap de Fretes.

Kampung KB yang di bentuk ini kata de Fretes,bukan untuk desa-desa yang sudah maju ekonominya,tapi diperuntukan untuk desa atau dusun yang memang dinyatakan kumuh,contohnya di Piru dan Telaga.

“Kenapa kita bentuk Kampung KB disitu karena memang masyarakat yang hidup disana itu sangat tidak layak dan kumuh,”Tegas Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Seram Bagian Barat di Marina Hotel (24/01).

Selain itu menurut de Fretes banyak orang menganggap bahwa Kampung KB hanya berurusan dengan Keluarga Berencana saja tapi lebih dari pada itu berhubungan pula dengan masalah pemberdayaan masyarakat seperti masalah kesehatan,ekonomi,pendidikan,sosial dan  lainnya.

 

“Kalau di SBB sendiri yang paling di butuhkan masyarakat itu adalah Kesehatan dan Perikanan dan peran ke-2 stekholder ini sangat baik dengan semakin terjaminnya kesehatan masyarakat dan di berikan bantuan alat-alat tangkap dan katinting buat masyarakat yang tinggal di pesisir seperti Piru dan Telaga,”tandas Donald de Fretes.

Iapun menambahkan bahwa peran Dinas dan Badan di SBB dalam mengembangkan Kampung KB cukup baik terlihat dari segi infrastruktur telah di bangun jalan setapak,rumah dan MCK,dari segi  kesehatan menurunnya angka kelahiran  dan semakin membaiknya pola hidup sehat masyarakat,dari segi ekonomi dengan mendapat bantuan alat perikanan dan pertanian maka taraf hidup masyarakat  semakin meningkat .

“Terkait koordinasi dengan instansi terkait saat ini berjalan dengan baik sehingga program pengembangan kampung KB juga berjalan dengan lancar terlihat pada tercapainya target pembentukan Kampung KB tiap tahunnya  yaitu 11 Kampung KB,”ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Seram Bagian Barat pada N25NEWS.COM.

Iapun berharap untuk tahun 2019 ini,apa yang sudah di capai di tahun kemarin dapat terulang di tahun ini juga dengan pencapaian 11 Kampung,tapi bukan hanya capaian itu saja namun terlebih pada adanya perubahan taraf hidup masyarakat di dalam Lampung KB itu sendiri.

Sehigga dengan semakin banyak di bentuk Kampung KB di Kabupaten Seram Bagian Barat ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga memiliki ketahanan dan kesejahteraan lebih baik dan kalau semua ini tercapai maka dapat menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Editor   : Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

About admin

Check Also

BKKBN Maluku Gelar Kegiatan Peningkatan Dan Kompetensi Teknis Pengelola Data Informasi

AMBON,N25NEWS.COM-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Provinsi Maluku menggelar Kegiatan Peningkatan dan Kompetensi Teknis …