Taihutu,Dilarang Pungut Biaya Untuk Penerimaan Siswa Baru

AMBON,N25NEWS.com-Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon Jafri Taihutu menjelaskan,sekolah penerima bantuan operasional sekolah dan sekolah negeri dilarang memungut biaya kepada calon peserta didik baru.Pungutan berupa uang pendaftaran,maupun biaya lainnya yang dikaitkan dengan penerimaan peserta didik baru termasuk katagori pungutan liar.

Menurutnya ketentuan tersebut diatur dalam peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).Pasal 21 ayat 2 menyebutkan pelaksanaan PPDB pada sekolah yang menerima biaya operasional sekolah tidak boleh memungut biaya.

“Proses pendaftaran kali ini,tidak ada yang namanya uang pendaftaran dan kalaupun ada hanya soal seragam.Karena itu,kami dari Komisi II tidak mau tau dan tidak mau dengar jika ada biaya administrasi sebagai konsekuensi pendaftaran siswa baru,baik TK,SD,SMP bahkan SMA,”kata Taihutu kepada awak media di kantor DPRD Kota Ambon,senin (8/6).

Lebih lanjut politisi PDI Perjuangan ini mengatakan,antisipasi penerimaan siswa baru akan tetap menggunakan pendaftaran online dengan sistem zonasi,tetapi terhadap sekmentrasi negeri yang jauh jangkauan internet maka offline dapat dilakukan dan nantinya para guru di sekolah asal dapat meyampaikan berkas pendaftaran ke sekolah yang ditujuh sesuai dengan zonasi masing-masing.

“Maka itu kami minta partisipasi Kepala Dinas Pendidikan Maluku untuk pastikan kepala-kepala sekolah agar jangan ada praktek-praktek yang memangvtidak berkenan pada kondisi pandemi Covid-19 ini,”jelas Taihutu.

Selain itu,terkait pelaksanaan PPDB,Jafri berharap perangkat pemerintah daerah memastikan para orang tua calon peserta didik baru ke sekolah favorit untuk mendaftarkan anaknya.Sosialisasi peraturan zonasi ke masyarakat mutlak dilakukan dan meminta Dinas Pendidikan selalu memantau agar tidak terjadi praktek-praktek pungutan  dari sekolah.

“Untuk itu,saya berharap Kadis Pendidikan berikan saja insentif ke guru ataupun tenaga administrasi untuk menggunakan saja dana BOS,sehingga walaupun dalam situasi pandemik Covid-19 proses belajar mengajar tetap berjalan dan kami juga siap denga proses penerimaan siswa baru,”tandas Jafri.

Reporter       : M Nurlette

Editor           : Redaksi

 

Check Also

Rovik,Tidak Ada Pasien Di Maluku Yang Meninggal Karena Corona

AMBON,N25NEWS.com-Sekretaris Komisi III  DPRD Provinsi Maluku,Rovik Akbar Afifudin mengatakan tidak ada pasien di Maluku yang …