80 Persen Pohon Bakau Rusak Parah Akibat Pembangunan Tempat Wisata Milik Unpatti

AMBON,N25NEWS.COM-Pohon bakau yang sudah tumbuh puluhan tahun di pesisir pantai desa Poka Kecamatan Teluk Ambon,Kota Ambon kini dalam kondisi kritis,pasalanya sekitar 80 persen telah rusak dan terancam punah.Bahkan sebagan besar tumbuhan yang dilindungi ini dibarkan rusak dan tak terurus.

Hasil pantauan N25NEWS.COM,menemukan bahwa tumbuhan bakau yang dulunya tumbuh subur dan memiliki berbagai fungsi bagi lingkungan dan masyarakat ini,kini telah beralih fungsi menjadi tempat rumah wisata dan jembatan milik pihak Universitas Pattimura (Unpatti) untuk keuntungan bisnis semata.

Pembangunan rumah wisata dan jembatan ini yang tanpa mempertimbangkan dan melihat kondisi ekosistem dari pada tumbuhan bakau ini, rusaknya tumbuhan bakau tersebut akibatnya berimbas langsung terhadap lingkungan masyarakat yang setiap waktu harus berurusan dengan adanya banjir rob.

Pembangunan rumah wisata dan jembatan ini disinyalir merupakan arogansi dan sarat kepentingan bisnis semata dari penguasa Unpatti (Rektor) inilah adalah biang kerok kerusakan tumbuhan bakau,yang juga merupakan tumbuhan identitas penting bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di pesisir.

Rektor Unpatti yang telah diberi gelar bapak pembangunan ini seharusnya serius melihat dampak dari rusaknya tumbuhan bakau ini,jika tidak generasi jaman now tidak akan lagi melihat biota bakau seperti kepiting,udang dan ikan yang merupakan tangkapan masyarakat yang ada dipesisir pantai.

Untuk itu adalah merupakan hal yang sah-sah saja pihak Unpatti mengadakan pembangunan,tetapi sebaiknya Unpatti yang merupakan lembaga intektual seharusnya mencari solusi terbaik untuk perbaikan tumbuhan bakau yang telah rusak itu guna mengembalikan fungsinya.

Penulis : Aris Wuarbanaran

Check Also

Maluku Dapat Bantuan Kapal Feri 1500 GT

AMBON,- Provinsi Maluku memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat berupa satu unit kapal ferry berukuran besar …

×

N25NEWS.com