Home / Seni Dan Budaya / Rekomendasi Hasil Konferensi Musik Indonesia Akhirnya Di Cetus

Rekomendasi Hasil Konferensi Musik Indonesia Akhirnya Di Cetus

AMBON,N25NEWS.COM – Dicetusnya ke-12 point rencana aksi keberlangsungan musik Indonesia, ialah alhasil daripada Konferensi Musik Indonesia selang 3 hari berturut-turut, (7-9/03) di Kota Ambon, Provinsi Maluku.
Ke-12 aksi rencana tersebut kemudian disampaikan oleh Stering Komite Konferensi Musik Indonesia, Glenn Fredly, Jumat (09/03/18) di Taman Budaya Provinsi Maluku, Karang Panjang Kota Ambon.
Dihadapan seluruh delegasi Konferensi, baik para seniman musik serta partisipan, dinyatakan bahwa Musik Indonesia seluruhnya bertumpuh pada kemajuan ekosistemnya, yakni segenap pola interaksi antar unsur yang saling bekerja dalam dunia musik Indonesia.

“Tanpa usaha pemajuan yang menyeluruh dari hulu ke hilir mulai dari perlindungan, pengembangan sampai pemanfaatan musik serta pembinaan segenap sumber daya manusia di dalamnya, tidak akan ada kehidupan permusikan yang sehat,” Ucapnya.

Kemudian, kemajuan ekosistem musik Indonesia akan dijadikan sebagai sarana komunikasi antar budaya serta menjadi lokomotif perekat kehidupan bangsa menuju perdamaian abadi.

Seluruh hal ini kenudian bermuara pada komitmen dan kerja bersama yang melibatkan seluruh lembaga pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan di bidang musik.

“Atas dasar itu kami dengan ini menyatakan kerja sama strategis antarpemangku kepentingan di bidang musik dan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan 12 rekomendasi rencana aksi berikut,” Tukasnya.
Dalam rencana aksi musik, diminta pula segera mewujudkan sistem pendataan terpadu musik Indonesia yang melibatkan jaringan data lintas lembaga, kementerian serta pusat-pusat data milik masyarakat, dengan mekanisme yang menjamin akses bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang musik Indonesia.

Juga mengurus utamakan musik dalam pendidikan nasional dan diplomasi budaya Indonesia untuk memperkaya bentuk pemanfaatan musik sebagai ekspresi budaya, aset ekonomi dan pembentuk karakter budaya bangsa.
Mendorong terwujudnya keadilan gender musik Indonesia melalui pemberlakuan konsep yang repsonsif gender dalam kontrak kerja sama dengan musisi sebagiamana yang tercantum dalam peraturan ketenagakerjaan, serta pemberlakuan aturan yang melarang kekerasan, pelecehan seksual di ruang bermusik.

Mendorong terwujudnya sistem dan mekanisme distribusi digital yang memastikan terjaminnya akses yang transparan, berbasis waktu nyata dapat diandalkan dalam melindungi karya cipta Indonesia.
Selain itu mendorong terwujudnya infrastruktur pertunjukan pendidikan dan produksi musik yang memenuhi standar kelayakan relevan dengan budaya lokal, dan menjamin terwujudnya akses yang meluas, merata, dan berkeadilan.

Ditambahnya, mendorong ekosistem musik etnik melalui pertukaran musisi antardaerah, kepastian keberlanjutan lingungan dan SDM, serta pemberlakuan mekanisme pembagian manfaat yang layak atas segala bentuk pemanfaatan musik etnik.

Meningkatkan kesejahteraan musisi Indonesia melalui pembentukan sistem penentuan tarif royalti nasional, mekanisme pembagian royalti yang berkeadilan, sistem pemantuan, mekanisme penegakan hukum atas setiap pelanggaran Hak intelektual musisi serta penetapan standar upah minimum musisi.

Berikut, mendorong peningkatan pemahaman dan kecintaan masyarakat akan musik Indonesia melalui penyebarluasan wawasan sejarah msuik dan kredit yang dimotori oleh jurnalisme musik yang profesional.
Meningkatkan kapasitas dan profesional para pemangku kepentingan di bidang musik, dengan memperbanyak jumlah lembaga pendidkan dan manajemen musik serta sinkronisasi lembaga sertifikasi kompetensi, dan profesi di bidang musik yang mengacu pada kondisi Indonesia.

Paling akhir, mendorong terwujudnya tata kelola industri musik di Indonesia, masa depan dengan peningkatan profesional manajeman musisi, label, dan penerbit musik melalui pembagian peran yang jelas guna mendorong kerativitas dan produktivitas musisi.

Menutupnya, Glenn Menyatakan bahwa Rencana aksi sekaligus rekomendasi tersebut akan diserahkan langsung kepada Presiden Joko Widodo di Jakarta. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

Bahasa Daerah Di Maluku Tengah Terancam Punah

AMBON,N25NEWS.COM – Perkembangan Pendidikan yang katanya jaman now, kini telah mengubah pola pikir yang keliru …