Home / Hukum dan Kriminal / A.S Diduga Pakai Dana BOS SMPN 1 Tanimbar Utara

A.S Diduga Pakai Dana BOS SMPN 1 Tanimbar Utara

TANUT,N25NEWS.COM – Diduga ingin memuaskan kepentingan diri sendiri, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tanimbar Utara kini berfoya-foya memggunakan uang Negara dalam hal ini Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan brutal.
Kepada N25NEWS.COM, Usai menerima Keluhan seorang Guru yang tak ingin disebutkan namanya melalui Via Selular, pada (02/03) lalu, dikatakannya bahwa, perilaku seorang Sekolah Seperti itu tidaklah pantas menjadi figur panutan etika masyarakat.
Ironisnya, Kebrutalan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tanimbar Utara, Maluku Tenggara Barat, Berinisial A.S kini diketahui oleh pihak dewan guru dengan menghamburkan uang Negara, Dana BOS hanya untuk kepentingan pribadi semata.
Masyarakat yang peduli terhadap pendidikan sangat prihatin akan kondisi yang terjadi pada SMP Negeri 1 Tanimbar Utara saat ini.
Menurutnya, Kepala Sekolah A.S bukan saja menghamburkan Dana BOS, akan tetapi telah melakukan kebijakan – kebijakan yang sangat blunder yakni tidak mau tahu akan pengayaan atau Les tambahan terkait persiapan ujian. sementara semua sekolah di kecamatan Tanimbar Utara sudah pengayaan dari bulan januari,”tuturnya.
“A.S sibuk berangkat melulu, dalam sebulan bisa 2 kali berangkat tanpa adanya alasan yang jelas. Kemudian dihebohkan dengan adanya pemakaian uang Negara/Dana BOS yang mana tiap triwulan mencapai Rp.50.000.000 lebih namun hutang di toko- toko mencapai Rp.60.000.000 lebih sedangkan kondisi sekolah sangat memprihatinkan,”jelasnya.
Tindakan tak pantas pula diterima para siswanya serta dewan guru.
“Setiap pukul 07.00 WIT, Pintu pagar udah di tutup A.S sedang kondisi jalanan menuju ke sekolah dari rumah bisa memakan waktu hingga 3 kilometer. Hal ini membuat sekitar 30 hingga 40 siswa harus pulang karena terlambat, dengan demikian kalau terjadi setiap hari maka akan berdampak pada proses belajar anak,” pungkasnya.
“Kondisi kelas akhirnya tak terarah. setiap hari hanya ada 8 sampai 12 murid saja, begitupun dengan para guru tiap hari 3 sampai 4 guru terlambat,walaupun sudah di depan pintu pagar tapi harus pulang, akibatnya orangtua murid terpaksa memindahkan anak – anak mereka dari sekolah tersebut,” Bebernya.
Menanggapi persoalan Kebrutalan A.S, pihaknya mewakili dewan guru mintakan kepada Pemerintah Kabupaten MTB dan Pemerintah Provinsi Maluku agar dapat melihat hal ini jika tidak akan berakibat fatal bagi masa sepan para siswa dan siswi di daerah tersebut.
“Penting juga menurut saya, kepada pihak Inspektorat agar tolong memeriksa kondisi keuangan Dana BOS dan kalau boleh membawa laporan pertanggungjawaban Dana BOS sebab paling banyak rekayasa yang telah di buat oleh A.S ini,” tutupnya. (Aris Wuarbanaran)

About admin

Check Also

Tiga Anggota DPRD MTB Periode 2014–2019 Di PAW

SAUMLAKI,N25NEWS.COM–Pemberhentian Antar Waktu (PAW) periode 2014-2019 kepada tiga anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) …