Abas Orno,Pancasila Ada Di Dalam Nilai Adat

AMBON,N25NEWS.com-Wakil Gubernur Maluku,Barnabas Nathanel Orno mengatakan nilai-nilai Pancasila ada di dalam nilai-nilai adat.Bahkan Presiden RI pertama Ir.Soekarno pernah menyampaikan,filosofi Pancasila diambil dari kristalisasi nilai budaya di Indonesia.

“Masyarakat Maluku harus bersyukur,jauh sebelum Pancasila lahir,Maluku telah memiliki nilai Pancasila.Sebab,tiap-tipa negeri telah memiliki adatnya masing-masing sebelum Indonesia merdeka,”kata Orno sebagai pembicara yang dibawakan dalam webinar melalui aplikasi Zoom yang digelar DPD Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku,Ambon,kamis (11/6).

Wakil Gubernur (Wagub) menegaskan indikatornya adalah menjaga kearifan lokal menjadi kekuatan nasional demi keutuhan NKRI.

“Saya harus katakan,bahasa daerah tidak boleh dilupakan.Bahasa lokal di kawasan tenggara pada umumnya masih terjaga.Sedangkan wilayah Ambon perlahan mulai punah,”bebernya.

Adapun,dalam webinar yang digelar dengan tema Memaknai Pancasila dalam Bingkai Pela Gandong sebagai kekuatan nasional”,dia juga mencontohkan implementasi pela gandong yang pernah dilakukan dirinya saat berkunjung ke negeri Tamilouw dan Sepa,Kabupaten Maluku Tengah (Malteng),beberapa waktu lalu.

Negeri ini merupakan dari negeri-negeri adat pesisir Seram Selatan.Disana,dirinyasempat mengucap kalimat sapaan persaudaraan penduduk setempat.”Ami Ata Hia-Hia,Ami Aya Hoi-Hoi.Inamu Sei Anamu Sei,Mese”.

“Coba lihat siapa yang datang.Mese itu sapaan kearifan adat.Kalai kita bilang Mese,semua pasti bersatu.Suka tidak suka.Senang tidak senang,”ujarnya.

Saat itu,lanjut dia,sebagian masyarakat adat menilai,dirinya bukanlah asli pribumi namun sempat berucap semua bersaudara di tanah Seram.Bahkan bagi dia,jika tau sedikit tentang kearifan lokal tertentu,maka anda atau siapapun tidak akan mengalami kesulitan.

“Andai kearifan lokal ini tidak diceritakan secara rutin,maka generasi berikutnya akan kehilangan budayanya sendiri,”ungkapnya.

“Saya saat berkunjung ke kecamatan-kecamatan saat menjabat Bupati MBD,disambut dengan tarian adat yang diperagakan penari berusia atas.Saya tegaskan,stop.Ganti penari dengan yang muda-muda (pelajar),”sambung Abas Orno.

Selain Wagub Maluku menjadi pembicara,webinar ini juga menampilkan pembicara lainnya seperti Ketua Ikatan Cendikiawan Maluku Prof.Dr.Mus Huliselan,Ketua Pusat Kajian Pancasila dan Konstitusi Fakultas Hukum Unpatti Ambon Dr.R.H.Nendissa SH MH.

Kemudian,Direktur Program Streightening Legal Education Of Eastem Indonesia Faculty Of Law Pattimura University Dr.R.V.Rugebregt.SH MH.Untuk kata sambutan,dikatakannya Ketua Umum DPP GPM Drs.Heri Satmoko MH.Sementara moderator yang memegang penuh jalannya seminar adalah Ketua DPD GPM Malukun Kapitan Kelibai M,Pd.

Sumber     : Humas Pemprov Maluku

Editor        : Aris Wuarbanaran

 

Check Also

SMP Negeri 6 Ambon Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru

AMBON,N25NEWS.com-Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Ambon,resmi membuka pendaftaran bagi calon siswa baru,yang akan mendaftar …