Breaking News

Adat Merupakan Jati Diri Orang Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Orang Maluku merupakan anak-anak adat,yang sangat menjunjung tunggi nilai-nilai adat tersebut.Orang Maluku juga sangat menghargai adat dan tidak bisa sembarangan terhadap aturan adat,sebab adat merupakan jati diri orang Maluku.

Hal tersebut dikatakan Ketua Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia (LEMTARI) Abraham Tulalessy,kepada awak media saat ditemui dirinya pada saat demo terkait dengan pelecehan terhadap adat yang dibuat pada tratoar yang mana tempat pejalan kaki,kamis (23/8/2018).

Lebih lanjut Tulalessy mengatakan,”kita merasa adat kita di Maluku dilecehkan,jadi pada waktunya,karena ini memang sudah terlalu lama,akhirnya kita masyarakat adat dan tokoh-tokoh adat mengambil tindakan ini,sebagai peringatan untuk Pemerintah,”kata Tulalessy.

Diketahui simbol-simbol adat yang sangat di hargai ini sudah berada di tratoar sejak tahun 2012,padahal semestinya simbol-simbol adat ini harusnya diangkat bukannya di injak-injak oleh para pejalan kaki.Simbol adat ditaru di perkantoran atau baileo sesuai dengan makna Maluku dan Negara.

Baca juga :   Peserta Dari Negeri Banda Nilai Panitia Lomba Perahu Belang Ambon Kurang Siap

“Saya pernah di tahun 2014 ribut mengenai simbol adat yanag di buat pada tratoar ini,tetapi belum sama sekali digubris oleh Pemerintah Kota maupun Pemerintah Provinsi,”jelas Tulalessy

Sesuai dengan makna simbol-simbol adat yang di injak tersebut menunjukan simbol keperkasaan,persatuan,kebersamaan,persaudaraan,dan peperangan,”untuk dapatkan simbol tersebut harus mempunyai prestasi sebagai seorang Kapitan,jadi kalau diinjak itu sebuah pelecehan luar biasa,”tandas Tulalessy.

Oleh : Aris Wuarbanaran

About admin

Check Also

Far-Far,Permasalahan Pertanahan Di Maluku Cenderung Menimbulkan Konflik Kepentingan

AMBON,N25NEWS.COM-Permasalahan pertanahan dalam masyarakat sering dan cenderung terjadi dimana hal tersebut telah menimbulkan konflik kepentingan …