Anggaran Kecil, Visi Misi Pengembangan Wisata Pemda SBB Dianaktirikan

PIRU,N25NEWS.COM – Meski menjadi salah satu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati SBB, sektor Pariwisata di Kabupaten yang berjuluk Saka Mese Nusa ini terkesan diabaikan, pasalnya pengalokasian dana untuk sektor ini sangat minim.

Adapun sebagai misi ke – 7 dari Pemerintahan pasangan Drs. Yasin Payapo M.Pd dan Timotius Akerina SE M.Si adalah mengembangkan pembangunan kepariwisataan. yang berarti dengan memiliki keunggulan potensi Sumber Daya Alam yang menawan dan menarik akan dikembangkan sebagai potensi pariwisata.

Menjadikan SBB sebagai destinasi pariwisata juga akan membuka ruang untuk keterisolasian wilayah meningkatkan akses infrastruktur yang berkualitas sehingga dapat menjangkau pasar tingkat Lokal, Regional maupun Nasional.

Kepala Dinas Pariwisata SBB, JM Soukotta saat ditemui diruang kerjanya Senin (27/5-2019)menyatakan, untuk menjawab visi dan misi Pemda SBB tergantung dukungan dana untuk mengembangkan sektor Pariwisata.

Terkait pengembanganvsektor Pariwisata, Dinas Pariwisata SBB telah mencantumkan dalam Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPA) yang saat ini sedang berproses pada pembuatan Perdanya.”karena menurut ketentuan Undang-Undang, RIPA itu harus diperdakan” kata Soukotta.

Karena itu, Ia berharap usai Pileg Para Anggota Legislatif SBB dapat segera mengesahkan produk legilatif tersebut sehingga menjadi dasar untuk pengembangan pariwisata Di SBB.
Soukota menandaskan, targetnya untuk megembangkan pariwisata di SBB adalah minimal hingga akhir Periode pemerintahan Bupati SBB, setiap kecamatan memiliki satu Destinasi Wisata hingga bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Tujuan setiap kecamatan memiliki satu spot wisata adalah, agar jenis -jenis wisata variatif misalnya di kecamatan ini ada wisata pantai, di kecamatan lain ada wisata sungai, air terjun dansebagainya, sehingga masyarakat pengguna wisata punya pilihan dalam menikmati paket wisata, selain itu juga akses wisata melayani masyarakat setempat lebih dekat dan Masyarakat di Kecamatan akan dapat diberdayakan dengan adanya akses wisata tersebut.

Untuk pemetaan destinasi wisata, Sukotta mengungkapkan untuk daerah Elpautih akan dikembangkan wisata mata air Panas, sementara di Rumakai, Supe (Taniwel)dan Lumoly ada Air Terjun, di Lohia tala yang nantinya akan kembangkan perkebunan Pisang Abaca (sejenis Pisang Manila yang seratnya di buat karung goni) juga direncanakan dikembangkan agrowisata.

Untuk pembangunan Infrastruktur karena minimnya anggaran, maka kegiatannya bergantung pada dinas lain misalya untuk membangun akses jalan ke lokasi wisata dan fasilitas di lokasi wisata tergantung pada Dinas PU.

“Beta sudah bicarakan kerjasama dengan Dinas PU terkait akses jalan, ketika program kegiatan yang rencananya tahun depan, tahun itu Beta sudah langsung link dengan Dinas mana yang bisa membantu, sehingga langsung Kita menyurat untuk minta dukungan, misalnya untuk PU Kita mau pengembangan tahun depan itu di air terjun Supe(Taniwel) kita menyurat untuk akses jalan masuk dan sebagainya, karena Katong seng ada punya item pekerjaan jalan jadi sektor mana yang terkait dengan situ, Katong minta dukungan” urai Soukotta.

Reporter : Nicko  Kastanja

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Relawan Aliansi Pencinta Alam Malteng Tiba Di SBB

AMBON,N25NEWS.com-Bencana gempa bumi berkekuatan 6,8 skala richter yang melanda wilayah Maluku khususnya Kabupaten Seram Bagian …

×

N25NEWS.com