Home / Politik / Anggota Dewan Dapil 7 Sebut Pernyataan Abbas Omong Kosong

Anggota Dewan Dapil 7 Sebut Pernyataan Abbas Omong Kosong

AMBON,N25NEWS.COM – Tak sepaham dengan Calon Wakil Gubernur Maluku Nomor urut dua, Abbas Orno saat debat Kandidat berlangsung, (07/05) lalu, Anggota Dewan Provinsi Maluku Dapil 7 Kabupaten MBD dan MTB menyebut pernyataan Abbas itu omong kosong.

“Sama Sekali Tidak Ada Alokasi Dananya Untuk Kabupaten MBD ? Itu pernyataan emosional, sesat, Memalukan serta omong kosong,” ucap Ketua Komisi A DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Frans, Selasa (08/05) di Kota Ambon.

“Karena emosional rasionalitas hilang. Kita di DPRD Provinsi Maluku tiap tahun menyiapkan alokasi anggaran ke Kabupaten MBD rata-rata Rp 2 Miliyard hingga Rp 3 Miliyard. Adik saudara Abbas, Francois Orno yang termasuk Anggota Dewan Provinsi Komisi C pun tahu tentang hal itu,” pungkas Frans.

“Nah, Kalau kemudian ada pernyataan seperti yang dilontarkan bagaimana caranya, itukan memalukan kita bersama,” tegasnya.

Kepada awak media, penegasan tersebut di benarkan pula oleh Ketua komisi C DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias katanya bahkan APBD provinsi di drop begitu banyaknya ke MBD.

“Adiknya saja, Francois Orno melalui dana aspirasi yang jumlah bermiliaran diturunkan kesana. Itu dari mana? Ya dari APBD Provinsi. Mulai dari bantuan ternak, ribuan ekor, hingga ke infrastrukturnya baik pembangunan jalan hingga ke kota Tiakur dan sebagainya itu dari mana? Itu juga APBD Provinsi yang menanggulangi,” tandas anos.

Kalau ngomong tersinggung, kedua nya tersinggung. Sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil 7 MBD seakan-akan tak peduli dengan rakyat dan pembangunan daerah di sana Melalui pernyataan seperti itu.

“Kalau APBD nya ada tetapi tak signifikan, jawabannya benar. Lagi pula kita di ikat dengan sistem. Dan sistem kita membangun ke gugus pulau. Ada yang kita dorong dari APBD maupun APBN. Kita harus berbagi di daerah yang kita anggap harus lebih banyak ke populasinya,” tandas Anos.

Menutupnya, Anos menambahkan terhadap sistem gugus pulau tersebut tak semua anggaran di drop dari APBD Provinsi sehingga pihaknya mendorong untuk kemudian anggaran tersebut juga di dorong pula melalui APBN.

“Sehingga jika informasi apapun yang menyebar berdasarkan pernyataan tersebut maka itu tak benar adanya. Simpulnya, penyajian data itulah yang disayangkan,” tutupnya. (Amy Latuny)

 

About admin

Check Also

Fatlolon Siap Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf di MTB

AMBON,N25NEWS.COM – Politisi Partai Demokrat, Petrus Fatlolon yang kini menjabat Bupati MalukunTenggara Barat (MTB) secara …