Home / Pendidikan / Angka Kelulusan SMA Negeri 1 Wuarlabobar MTB Anjlok Akibat Kekurangan Guru

Angka Kelulusan SMA Negeri 1 Wuarlabobar MTB Anjlok Akibat Kekurangan Guru

“Tidak ada rotan akarpun jadi. Mengantisipasinya, SMA Negeri 1 Wuarlabobar kini menggunakan tenaga guru honorer yang ada guna menutupi kekosongan guru sebagai kendala kemerosotan angka kelulusan”

AMBON,N25NEWS.COM- Merosotnya angka kelulusan pada SMA Negeri 1 Wuarlabobar, MTB salah satu penyebabnya ialah kurangnya tenaga guru pada mata pelajaran tertentu diantaranya mata pelajaran Bahasa Inggris, Fisika dan Matematika.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wuarlabobar Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Damon Wuarbanaran kepada media Radio N25 via live phone, jumat lalu (12/05).

Diakuinya, kurangnya tenaga guru kini menjadi kendala tersendiri bagi angka kelulusan pada sekolah tersebut. Namun tak berarti pihaknya tidak mencari solusi untuk membenahi permasalahan ini.

”Jadi istilahnya tidak ada rotan akarpun jadi. Mengantisipasinya, SMA Negeri 1 Wuarlabobar kini menggunakan tenaga guru honorer yang ada guna menutupi kekosongan tersebut,”tandasnya.

Ditambahkannya, SMA Negeri 1 Wuarlabobar sejauh ini hanya memiliki 12 guru yang terbagi dalam beberapa mata pelajaran yakni guru mata pelajaran agama sebanyak 4 orang, guru mata pelajaran Biologi 3orang ditambah dengan guru honerer yang lain hingga totalnya 12 orang. Mengingat kendala tersebut, Pihak sekolah sudah memberikan laporan ke Dinas Pendidikan Kabupaten untuk penambahan tenaga guru namun sampai sekarang belum ada realisasinya.

“Gaji yang diberikan kepada guru honorer juga per bulan Rp.500.000 itupun biayanya ditarik dari dana BOS. Sehingga guru honorer pun terbantu mengingat kawasannya ada pada daerah pedesaan sehingga untuk kebutuhan pangan tak perlu mereka membeli. Sebab telah makanan lokal seperti Pisang,Umbi-umbian yang dapat mereka konsumsi,”jelasnya.

Disisi lain, Kendala lain juga dihadapi SMA Negeri 1 Wuarlabobar diantaranya sarana-prasarana sekolah seperti buku-buku mata pelajaran masih kurang. Kedepan pihak sekolah akan berupaya untuk dapat menambah tenaga guru pada mata pelajaran Bahasa Inggris, Fisika dan Matematika.

”Namun kami juga berterima kasih karena pemerintah membantu kami 2 ruangan belajar dan 1 Laboratorium Komputer,”tutupnya.

About admin

Check Also

Hari Senin (24/9) Kapusdik KKP Lantik 204 Siswa SUPM Waiheru

AMBON,N25NEWS.COM – Dipastikan hari ini Senin(24/9) Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan KKP, Dr. Bambang …