Bangun Integrasi Kampung KB,BKKBN Perwakilan Maluku Gelar Pertemuan Dengan Mitra Kerja Se-Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (KB) merupakan urusan bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah atau urusan konkuren.Dalam UU secara tegas menjelaskan bahwa ada 4 sub urusan yang menjadi kewenanganbersama yaitu pengendalian penduduk,Keluarga Berencana (KB),Keluarga Sejahtera dan standarisasi pelayanan KB.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,Dra.Renta Renggo pada Acara Integrasi Kampung KB Bersama Mitra Kerja di Hotel Marina,selasa (12/3/2019).

Lebih lanjut Renggo mengatakan,”Tugas pokok dan fungsi BKKBN yang tidak hanya menyelenggarakan propgram keluarga berencana dan ksehatan reproduksi saja,tetapi juga melaksanakan kewenagan terkait pengendalian penduduk,keluarga berencana dan kesehatan reproduksi,”kata Renggo.

Dalam pelaksanaannya BKKBN tidak dapat bekerja sendiri tanpa melibatkan para mitra kerja,maka sudah barang tentu diperlukan dukungan dan keterlibatan aktif dari semua pihak,agar dapat memberikan manfaat dalam upaya peningkatan kualitas hidup keluarga dan masyarakat melalui program KKBPK yang terintegrasi dengan sector pembangunan lainnya di Kampung KB.

Sementara mitu sesuai dengan amanita UU No 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga maka,BKKBN memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pengendalian prenduduk yang diimplementasikan dalam bentuk program kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Dalam UU No 23 Tahun 2014 Tentang pemerintahan Daerah ditetapkan bahwa urusan Maluku tertuang dalam dokumen perencanaan yaitu angka kelahiran total 3,15,presentase  bpemakaian kontrasepsi modern 43,28,preswentase penurunan ketidak berlangsungan 24,60,prenentase kebutuhan ber KB 16,30,presentase KB aktif 23,53 dan presentase KB aktif tambahan 1.616,”jelas Renggo.

Sesuai arahan pembagunan pemerintahan 2015-2019 dimana BKKBN merupakan salah satu Kementerian/Lembaga yang turut bertanggung jawab atas upaya pencapaian agenda perioritas pembagunan (Nawa Cita) yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia seutuhnya dalam mensukseskan pembangunan  kependudukan dan keluarga berencana.

“Untuk itu kegiatan integrasi kampong KB ini,yang bersama mitra kerja yang dilaksanakan pada saat ini,saya anggap penting dan strategis,dengan dukungan mitra dan semua pemangku kepentingan,agar pencapaian program KKBPK dan program-program pembangunan lintas sektor di Kampung KB tepat sasaran,”tandas Renggo

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor     : Redaksi

 

About admin

Check Also

Dosen Prodi Keperawatan Masohi laksanakan Pengabmas PANDU Lansia di Negeri Mosso Malteng

MALTENG,N25NEWS.com – Dosen Program Studi Keperawatan Masohi, Poltekkes Kemenkes Maluku kembali melakukan kegiatan Pengabdian Kepada …

×

N25NEWS.com