Bawaslu Bursel Dalami Keterlibatan Oknum ASN

BURSEL,N25NEWS.com -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengaku masih mendalami dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) pada salah satu kandidat pasang calon (paslon) Bupati dan wakil Bupati di Pilkada.

“Untuk diketahui lembaga kami (Bawslu) berbagai tugas dan tanggungjawab yang kami lakukan, kalau itu yang masih bersifat tahap proses, itu kami lembaga Bawaslu belum bisa mempublikasikan selama belum memtuskan atau menetapkan tapi masih mendalaminya,”tegas Ketua Bawaslu Burse, Umar Alkatiri pada awak media, Sabtu(17/10) sekaligus menyikapi aksi demo mahasiswa HMI.

Menyikapi adanya dugaan keterlibatan oknum ASN di Kecamatan Kapala Madan kata, Alkatiri pihaknya telah memebentuk tim investigasi bersama Panwaslu Kecamatan untuk melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang berada dalam rekaman video yang menurut pelapor dianggap sebagai bukti kongkrit.

“Ini kita lakukan sesuai tuntutan peraturan Bawaslu nomor 8 tahun 2020 tentang adanya pelanggaran pemilu yang dilapor,”jelasnya.

Namun jika itu hanya bersifat informasi, wajib Bawaslu jadikan sebagai informasi awal dan setelah dijadikan sebagai informasi awal, Bawslu langsung melakukan penelesuran laporan tersebut, selanjutnya meminta keterangan terhadap pihak-pihak yang ada dalam bukti video tersebut.

Menyangkut video yang beredar itu direkam jauh sebelum adanya penetapan pasangan calon (Paslon) di KPU lanjut, Alkatiri, pihaknya belum bisa menjelaskan kepublik sebelum ada pembahasan internal sesuai hasil investigasi tim dilapangan.

“Nanti setelah itu (Video) sebelum atau setelah adanya penetapan KPU terhadap Paslon, itu nanti beradasar hasil penelusuran kami. Nah ? nanti kita akan putuskan dalam rapat internal Bawaslu, bahwa itu sebelum atau setelah, sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undang yang ada,”jelasnya.

Sementara fungsi dan tugas Bawaslu mulai berjalan, akui Alkatir berjalan sesuai proses tahapan di KPU.

“Selama itu yang diatur, mana yang bukan dan mana yang tugas Bawaslu kita kembali ke aturan yang ada,”ucapnya.

Sementara informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan hasil rekaman video yang diambil saat oknum ASN di Kecamatan Kapala Madan, itu dilakukan jauh setelah ada penetapan KPU terhadap Paslon pada tanggal 4 Oktober kemarin dan bukti rekaman video itu sendiri diambil pada tanggal 22 Agustus tahun 2020, sehingga penetapan KPU jauh sebelumnya rekaman video itu diambil.

Penulis : Darsi

Editor : Redaksi

Check Also

Diterpa Gelombang dan Ombak SMS-GES Hadir di Leksula

BURSEL,N25NEWS.com – Dihantam ombak dan gelombang, rombongan Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati dengan …