Alex Belay

Belay,Penegak Hukum Harus Adil Dalam Kasus Ratissa

AMBON,N25NEWS.com-Persoalan hukum yang lagi di hadapi mantan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) periode 2014-2019,menjadi perhatian publik.

Hal ini mencuat ketika Sony Ratissa harus berhadapan dengan penegak hukum atas laporan Bupati KKT Petrus Fatlolon pada tanggal 19 Januari 2018,dengan No LP -B/06/I/2018/Maluku/Res-MTB.

Persoalan diatas mendapat reaksi dan tanggapan dari berbagai pihak,salah satunya dari tokoh pemuda Tanimbar,Alex Belay.Baginya,permasalahan Sony Ratissa harus diperhatikan secara serius oleh penegak hukum dan semua pemangku kepentingan di KKT,karena apa yang dilakukan Ratissa saat itu mengkritisi Pemda KKT dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD aktif sekaligus Ketua Komisi C.

“Saya minta Jaksa untuk melihat objektif masalah tersebut secara utuh dan apa yang menjadi dasar hal tersebut.Bagi saya persoalan ini bukan dilihat Ratissanya,namun jika seorang anggota dewan saja bisa dituntut dalam kursi pesakitan,tentu ini akan melemahkan penggiat anti korupsi.Bahkan,DPRD aktif sekalipun untuk mengkritisi kebijakan pemerintah,”kata Belay kepada N25NEWS.com,belum lama ini.

Secara jujur Belay merasa sedih,cemas dan takut juga karena,kalau rakyat mengkritisi saja bisa sampai di polisikan dan peristiwa ini baru pertama kali terjadi di kabupaten berjuluk Duan Lolat itu sejak berdiri.Selain itu,ia mengakui kasus ini bentuk kemunduran demokrasi di KKT.

Ia pun mencontohkan seorang presiden yang dikritisi habis-habisan,tidak pernah ada sampai di kepolisian.

“Proses hukum telah berjalan sehingga kita suka tidak suka harus berikan apresiasi bagi penegak hukum yang sangat respon terhadap kasus ini,namun saya ingatkan kasus dugaan korupsi dan lainya yang pernah dilaporkan ke aparat penegak hukum setempat juga harus secepatnya di proses juga sehingga menimbulkan rasa keadilan bagi segenap rakyat Tanimbar,”tegas pria asal Olilit ini.

Lebih lanjut kata Belay,sesuatu hal yang maha dahsyat yang baru pernah terjadi,dirinya tidak mau menyalahkan siapapun,namun sebagai anak negeri ia sangat sedih melihat persoalan ini.Tapi biarlah Tuhan dan leluhur yang akan melihat kasus tersebut,sebab hukum tabur tuai akan dihadapi oleh setiap orang juga.

Belay justru meminta aparat penegak hukum harus seadil-adilnya tanpa tekanan dan intervensi pihak manapun memutuskan perkara tersebut, dengan tentunya berdasarkan fakta-fakta persidangan dan pada akhirnya menghasilkan rasa keadilan.

“Untuk itu,saya berharap kasus ini lantas tidak mengendorkan semangat para aktivis dan penggiat anti korupsi.Pemerintah juga membutuhkan kelompok oposisi yang kritisi dan solustif agar roda pemerintahan berjalan tidak salah arah dan tujuan,nah tentunya ada hal yang positif kita mendukung  dan di rasa menyimpang silakan dikritisi,”tandas Bendahara KNPI Maluku ini.

Editor           : Aris Wuarbanaran

 

 

Check Also

Cegah Covid-19,BLK Ambon Gelar 3 Pelatihan Aparel Kejuruan Menjahit Masker Dan APD

AMBON,N25NEWS.com-Untuk mencegah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19),maka Balai Latihan Kejuruan (BLK) Ambon,menggelar 3 pelatihan aparel kejuruan …