Breaking News

Berita Tidak Sesuai Fakta Sidang, Bos Dharma Indah Ancam Lapor Dewan Pers

AMBON,N25NEWS.COM – .Penyampaian  publik lewat pemberitaan salah satu media oneline dalam hasil sidang yang digelar Pengadilan Tipikor yang berlangsung di Pengadilan Negeri, Selasa(26/3/2019) kemarin dengan menghadirkan tiga pengusaha dalam kasus dugaan grativikasi yang melibatkan terdakwa Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ambon non-aktif La Masikamba.

Dimana dalam pernyataan majelis hakim yang dipimpin Tarigan setelah mendengar penjelasan ketiga kesaksian antara lain, Bob Tanizal pemilik toko Bob Motor, Oie Winardi Jefry pemilik toko Aneka Motor dan Johny de Quelju alias Sion bos PT Pelayaran Dharma Indah yang menyampaikan kesaksikan pembohongan tanpa menunjukan bukti pinjaman.

Serentak setelah stekmen yang disampaikan Tarigan selaku hakim ketua dalam sidang yang berlangsung PN Ambon dibantah mentah-mentah bos PT Pelayaran Dharma Indah Jhony de Quelju, dengan alasan dirinya dapat menunjukan bukti pinjaman yang diberikan kepada terdakwa La Masikamba secara dua tahap.
Beda dengam kedua saksi lainnya yang tidak bisa menunjukan bukti pinjaman mereka masing-masing ke La Masikamba.

“Waktu pak Tarigan menyampaikan saudara saudara saksi ini bohong, saya langsung membantah kalau saya tidak bohong, karena saya sudah menunjukan bukti pinjaman terdakwa baik yang jumlahnya Rp 50 juta hingga Rp 10 juta karena semua tanda terima uang dari kami ada koq dan Rp 50 jutanya sudah dikembalikan koq,”ungkap Sion.

Anehnya apa yang dibantah Sion dalam persidangan yang juga diakui Tarigan, tidak ditanggapi secara objektif dari para awak media yang mengikuti jalannya proses sidang, sehingga apa yang disampaikan dalam pemberitaan media terkesan dirinya juga telah memberikan kesaksian palsu alias bohong seperti yang dikatakan Tarigan selaku hakim ketua.

Merasa nama baiknya telah dicemar dalam pemberitaan media, Sion akan menindaklanjuti hal tersebut ke Dewan Pers di Jakarta atas pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta persidangan.

“Itu beritanya tidak benar yang disampaikan salah satu media daring, emang beberapa kali yang bersangkutan telpon saya, tapi saat itu saya masih di luar negeri, tapi kenyataan saat saya menghadiri sidang kemarin, secara pembuktian saya sudah sampaikan ke hakim bahwa ini semua bukti tertulis pinjaman dari La Masikamba, bahkan Tarigan juga sampaikan kedua saksi lain, bahwa kalian tidak cerdas seperti Sion,”bebernya.

Bahkan dirinya juga membantah disebut-sebut sebagai calon tersangka, sebab kehadiran dirinya tidak ada sangkut pautnya dengan persoalan pajak tetapi sebagai peminjam uang kepada terdakwa La Masikamba.

Terkait dengan pinjaman ke La Masikamba jelas Sion, bahwa pada bulan Juli tahun 2017 dirinya meminjamkan uang sebesar Rp 50 juta dan pada bulan Agustus tahun yang sama pinjaman tersebut sudah dikembalikan La Masikamba yang dibawa langsung ke kantor PT Pelayaran Dharma Indah.

“Waktu beliau pinjam kami transfer melaui bank, bahkan kwitansi bertuliskan pinjaman sementara dengan bukti kwitansi yang ditandatangani langsung oleh La Masikamba pada bulan Juli saat itu dan bukti ini kami sudah tunjukan diwaktu sidang,”akuinya.

Sementara pinjaman sebesar Rp 10 juta yang dipinjamkan ke La Masikamba dengan alasan untuk biata pengobatan orang tua dari La Masikamba yang lagi sakit Kanker disalah satu Rumah Sakit di Jakarta dan pinjam diberikan pada bulan Febuari tahun 2018, namun uang tersebut hingga saat ini belum dikembalikan hingga saat yang bersangkutan tersandung kasus pajak.

“Intinya tidak ada maksud lain dari pinjaman tersebut, hanya persoalan kemanusian dan yang bersangkutan dianggap baik sebagai lerasi lain tidak,”tegasnya.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Astaga, Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Hanya Tahanan Rumah

AMBON,N25NEWS.COM-Korban pencabulan terhadap anak dibawah umur dan dilakukan oleh pelaku yang bernama Fredek Teftutul (74) …