Breaking News

Bimas Islam Kemenag Laksanakan Penyusunan Anggaran 2020

AMBON,N25NEWS.com-Tahun 2019 akan berakhir dalam beberapa dalam beberapa bulan, mengingat hal tersebut, Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku laksanakan penyusunan anggaran tahun 2020.

Mengambil tempat di hotel Golden Place, Senin(16/9) penyusunan anggaran yang berlangsung selama lima hari dibuka Kakanwil Kemenag Maluku yang diwakili Kabag Tu Jamaludin Bugis S.Ag diikuti 9 orang peserta operator RKA-K/L dan para kepala seksi Bimas Islam dari perwakilan Kabupaten/kota tidak termasuk KKT dan MBD.

Tujuannya, menyusun dan merencanakan alokasi anggaran program Kanwil Kemenag sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku, serta meningkatkan efisiensi dan transfaransi dalam penganggaran.

Selain itu juga meningkatkan fleksibilitas dan akuntabilitas satker bimas Islam dalam melaksanakan tugas dan pengelolaan keuangan, termasuk meningkatkan pendanaann dan prestasi kinerja yang akan dicapai serta mewujudkan program kegiatan yang tepat sasaran, sesuai dengan target capaian yang tertuang dalam rencana strategis (renstra) maupun dalam rencana kerja (renja) tahun anggaran 2020.

Kakanwil dalam arahan yang disampaikan Kabag TU meminta agar dalam penyusunan anggaran nantinya agar tetap memprioritaskan program-program atau kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Untuk itu diharapkan, agar setiap rencana kerja harus dimulai dari satker yang paling bawa pada setiap program yang dimasukkan bisa membantu dan meningkatkan program kerja yang dapat meningkatkan Kemenag.

“Terus bersinergi dalam melaksanakan program atau kegiatan yang berisi tentang pembinaan-pembinaan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat”, tambahnya.

Kendati peserta yang mengikuti hanya sembilan peserta. Tapi mereka-mereka yang ikut merupakan orang-orang yang menetu masa depan Kemenag, karena otak mereka hanya untuk merancang program kerja yang menyangkut dengan anggaran.

Ia berharap, agar para peserta secara devloper program dapat melakukan perancanaan anggaran yang betul-betul dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang ada dilingkup kerja masing-masing yang dimulai dari analisis kebutuhan daerah masing-masing.

Disebut setiap perencanan program kerja dan anggaran tidak bisa terlepas dari beberapa komponen penting yakni, komponen perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan sehingga semua dapat terwujud dengan baik jika dapat didukung dengan sumber daya manusia atau tenaga operator yang profesionalitas agar dapat melihat berbagai persoalan anggaran ditahun 2019, kedepan tidak terulang lagi dengan tidak menggunakan prinsip copy paste.

Hal ini senada dengan program Presiden RI Jokowidodo pada peningkatan kualitas SDM dengan moto”Sumber Daya Unggul Negara Maju.

Oleh karena itu, orentasi setiap peserta pada anggaran program kerja tahun 2020, tidak lagi terfokos pada pengadaan sarana prasarana, tetapi harus lebih terorentasi pada peningkatan kualitas ASN sehingga bisa menjawab apa yang menjadi program kerja pemerintah RI kedepan.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Dampak Gempa, Tiga Program Diklat BDK “Force Majeure”

AMBON ,N25NEWS.com-Gempa Magnitudo 6,8 yang dilanjutkan dengan ratusan gempa susulan, membuat trauma seluruh warga Kota …

×

N25NEWS.com