BKKBN Maluku Sosialisasi Penguatan Integrasi Program KKBPK Bersama Mitra Kerja

AMBON,N25NEWS.com -Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melaksanakan sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi KIE Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama Mitra Kerja.

Sosialiasi sehari yang berlangsung di lantai V Hotel Santika Premiere Ambon, Selasa(12/11/2019) dibuka Deputi pelatihan penelitian dan pengembangan BKKBN Pusat Prof drh Muhammad Risal Martua Damanik, melibatkan sedikitnya 250 peserta dari unser TNI, IBI dan PKK seKota Ambon.

Mengawali sosialisasi Damanik menjelaskan, BKKBN saat ini tidak saja melaksanakan program KB semata, tetapi juga bagaimana pembangunan keluarganya termasuk isu kesetaraan gender serta pendidikan untuk anak.

Dimana berbagai kegiatan yang diadakan kampung KB, seperti peningkatan keterampilan wirausaha, sosialisasi KDRT, penanaman pohon sebagai simbol peduli lingkungan, sosialisasi HIV dan sosialisasi pernikahan dini dan sebagainya.

Kampung KB merupakan salah satu contoh dalam pelaksanaan program KKBPK dengan melibatkan seluruh Bidang yang ada di lingkungan BKKBN dan bekerja sama dengan instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah setempat, serta dilaksanakan di tingkat pemerintah terendah (RT/RW). Sekaligus merupakan satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, pembanguan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

Terbentuknya kampung KB sebagai salah satu upaya penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembanguan keluarga serta pembangunan  sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Partisipasi semua pemangku kepentingan dan masyarakat mutlak diperlukan dalam pembentukan Kampung KB. Termasuk, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri. Partisipasi juga akan sangat membantu kesuksesan program tersebut.

Baca juga :   Komcab Pemuda Katolik Gelar Muskomda Maluku IV

Hal terpenting dari pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari program-program KB yang mampu bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan lainnya. Antara lain dengan sosialisasi, komunikasi, edukasi tentang program KB kepada masyarakat, serta pelayanan KB di tingkat kelurahan/desa.

“Masyarakat juga harus tahu manfaat dari di bentuknya kampung KB,dan bisa mengikuti petunjuk dari petugas,supaya masyarakat tahu dan melaksanakan apa yg di himbau dan menjadikan percontohan bagi masyarakat yang belum melaksanakan KB agar melaksanakan dengan senang hati dan tanpa tekanan dari petugas,”ujarnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dr Renta Rego mengatakan, rencana kerja pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) untuk 2020-2024 terfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sesuai UU. No 52 tahun 2019 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sebagai upaya yang terencana untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk pada seluruh dimensinya.

Seraya dengan itu BKKBN sebagai lembaga berorientasi pada kualitas keluarga meimplementasikan tujuan tersebut melalui program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK)
Stake holder dan mitra kerja merupakan.

Salah satu kunci utama dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas. Perjanjian kinerja yang dilakukan setiap tahunnya menjadi acuan dan komitmen BKKBN guna mencapai kinerja secara maksimal dalam mewujudkan visi dan misi telah ditetapkan.

Oleh karena itu dalam operasionalisasi kegiatan sosialisasi program KKBPK ditingkat provinsi maluku memerlukan strategi tersendiri yang lebih focus, tajam dan kearifan lokal, dengan tujuan dapat meningkatkan komitmen pemangku kepentingan dan penentu kebijakan serta pengetahuan mitra kerja dan pengelola program KKBPK tengtang program KKBPK baik tingkat pusat, provinsi, Kabupaten/Kota.

Editor : Redaksi

Check Also

Barends,Oknum Penimbun BBM Harus Ditindak Tegas.

AMBON,N25NEWS.com-Anggota Komisi VII DPR RI,Mercy Barends meminta Pertamina agar menindak tegas oknum-oknum yang melakukan penimbunan …

×

N25NEWS.com