Home / Kesehatan / BKKBN Maluku Gelar Pertemuan Lokakarya Program KKBPK
Ibu Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dra.Renta Rego.pada Pertemuan Lokakarya Penguatan Kapasitas dan Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Kerja Advokasi Lintas Sektor Program KKBPK Provinsi Maluku,selasa (9/10/2018).

BKKBN Maluku Gelar Pertemuan Lokakarya Program KKBPK

AMBON,N25NEWS.COM-Sesuai dengan arah pembangunan pemerintahan periode 2015-2019,Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan salah satu Kementerian/Lembaga yang diberi mandate untuk mewujudkan Agenda prioritas Pembangunan (Nawacita),terutama untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Hal tersebut dikatakan Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dra.Renta Rego.pada Pertemuan Lokakarya Penguatan Kapasitas dan Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Kerja Advokasi Lintas Sektor Program KKBPK Provinsi Maluku,selasa (9/10/2018).

Lebih lanjut Renta Rego mengatakan,”BKKBN berada pada Dimensi Pembangunan manusia,yang didalamnya berperan serta pada upaya mensukseskan Dimensi Pembangunan Kesehatan serta Mental/Karakter (Revolusi Mental) maka BKKBN bertanggung jawab untuk meningkatkan peran keluarga dalam mewujudkan revolusi mental,”katanya.

Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Berencana dalam rangka mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera,serta diharapkan juga dapat memberikan kontribusi terhadap perubahan kuantitas penduduk yang ditandai dengan perubahan jumlah,struktur,komposisi dan persebaran penduduk yang seimbang sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.

Capaian rata-rata Nasional adalah CPR 57,9,TFR 2,4,Unmet Need 9, dan LPP 1,49.Hal tersebut menunjukan bahwa pelembagaan dua anak melalui advokasi,promosi dan komunikasi,informasi dan edukasi (KIE) Program KKBPK di Provinsi Maluku belum berhasil maksimal.Untuk itu diperlukan kemampuan yang memadai dari para pengelola KKBPK dan pemangku kepentingan terkait.

“Kami berterima kasih kepada Yayasan Cipta Cara Padu (YCCP) yang selama ini bekerjasama dengan BKKBN sehingga pada tahun 2014 Provinsi Maluku mendapat program KKB Kencana yang merupakan Program inisiatif dalam upaya revitalisasi program KKBPK untuk mempercepat peningkatan CPR menurunkan Unmet Need,”jelas Renta Rego.

Tim Teknis Kelompok Kerja Advokasi lintas sektor dapat bekerja secara maksimal,selain itu akan diperkenalkan alat BKKBN SMART yang mengadopsi AFP SMART,yang digunakan oleh pokja Advokasi Kota Ambon dan Kota Tual dan terbukti mampu membantu pemgembangan strategi advokasi penguatan KKBPK.

“Kami berharap pada akhir tahun 2019 nanti Maluku bisa mencapai sasaran srategis nasional sebagaimana tertuang dalam RENSTRA BKKBN Tahun 2015-2019 dan tentu juga memerlukan kerja keras dan kerja sama semua pihak termasuk dukungan dari Lintas Sektor  baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota,”tandas Renta Rego.

Oleh : Aris Wuarbanaran

About admin

Check Also

Loka POM MTB/MBD Amankan 300 Kemasan Kadalwuarsa

AMBON,N25NEWS.COM-Semenjak dibentuknya Loka POM Cabang MTB dan MBD tentunya Loka POM telah melakukan pengawasan pada …