BKKBN Provinsi Maluku Gelar Workshop Isu Pengendalian Penduduk dan Percontohan Pendidikan

AMBON,N25NEWS.com-Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku,menggelar Workshop Perumusan Isu Tentang Dampak Pengendalian Penduduk dan Pembentukan Percontohan Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Tingkat Provinsi Tahun 2020,di ruang belajar Litbang,kamis (20/2).

“Kita ketahui,masalah atau isu kependudukan sering menjadi bagian kehidupan sejak dulu,sekarang hingga dimasa mendatang,isu-isu akan terus ada dan memberikan dampak terhadap aspek kehidupan kita,”kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,Drs Renta Rego,dalam sambutannya yang dibacakan Plt.Kabid Dalduk,Mincie Ubro,S.Hut,M.Si.

Menurut Rego,BKKBN sebagailembaga pemerintah yang bertanggung jawab,dalam penegendalian penduduk dan dampaknya perlu membangun kerjasama dengan pihak terkait,naik dari lembaga pemerintah,LSM dan masyarakat secara umum,untuk menopang upaya meminimalisir dampak negatif dari proses kependudukan di setiap daerah.

“Kita ada dalam kegiatan workshop perumusan isu tentang dampak pengendalian penduduk tahun 2020,yang tentunya akan memberikan gambaran kepada kita tentang isu-isu kependudukan yang dihadapi di masa milenial ini,”jelas Rego.

Baca juga :   Covid-19, Pegadaian Berikan Penundaan Batas Waktu Jatuh Tempo

Adapun,setiap daerah memiliki isu yang berbeda,dengan demikian maka penangan dan kebijakan yang harus diambil untuk mengatasinya pun berbeda.

Dikatakanya lagi,selain kegiatan workshop ini,namun ada juga kegiatan pembentukan percontohan pelaksanaan pendidikan kependudukan,yang secara garis besar menghadirkan suatu model unggulan dari implementasi pendidikan kependudukan di Provinsi Maluklu.

Perlu diketahui,di Provinsi Maluku telah terbentuk 17 sekolah siaga kependudukan,dengan demikian BKKBN optimis,pendidikan kependudukan bagi generasi milenial di Maluku sudah dapat diimplementasikan,sehingga isu kependudukan sudah semakin baik.

“Untuk itu,kami berharap adanya kerjasama dari semua pihak ini,maka otomatis kegiatan ini bukan hanya mampu mengkaji tentang isu-isu kependudukan di tingkat kabupaten/kota,namun ada upaya untuk membentuk percontohan pendidikan kependudukan di sekolah siaga kependudukan yang sudah siap dicanangkan,”tandas Renta Rego.

Editor        : Aris Wuarbanaran

 

Check Also

Kejaksaan Dan Polres Malteng Di Nilai Lambat Laksanakan Perintah Hakim

MASOHI,N25NEWS.com –   Pasca sidang ke-2 kasus pencurian dan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya Dullah Patilouw 16 …