Gubernur Maluku Drs.Murad Ismail

Murad:Perangi Penyelagunaan Dan Perederan Narkoba Di Maluku Harus Bersama-Sama

AMBON,N25NEWS.COM-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku,memperingati Hari Narkotika Internasional yang berlangsung di Gedung Baileo Siwalima Karang Panjang Ambon,selasa (9/7/2019).

Gubernur Maluku Drs.Murad Ismail,dalam membacakan sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia H.Jusuf Kalla,mengatakan Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.Hal ini membuat Indonesia memiliki tantangan yang tidak mudah,sebagai negara besar dan maju maka salah satu tantangan yang dihadapi adalah permasalahan kejahatan narkotika.

Jelasanya,Indonesia ditengah-tengah perang melawan terhadap penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika,apabila tidak ditangani secara bersama-sama oleh semua elemen masyarakat,maka akan mengancam eksistensi bangsa yang berdampak pada rusaknya tatanan social,serta mengancam kondisi ketahanan nasional suatu bangsa.

Sehingga pembangunan yang memiliki etos kerja produktif,ketrampilan,kreativitas,disipilin,profesionalisme,serta memiliki kemampuan,memanfaatkan,mengembangkan dan menguiasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPREK) yang berwawasan lingkungan maupun manajemen.

“Mewujudkan SDM yang unggul dan tangguh,harus dilaksanakan sedini mungkin yaitu dengan melindungi dan menjaga anak-anak kita,agar tidak terjerumus,demgan penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika,Hal ini kita lakukan guna mempersiapkan generasi muda menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan pembangunan,”kata Murad.

“Apabila hal ini kita lakukan secara konsisten,berkesinambungan dan bersinergi dengan pemangku kepentingan,serta masyarakat maka otomatis potensi jasmani dan rohani SDM kita akan membantu mewujudkan Indonesia yang maju,yang berdasarkan gotong-royong,”tuturnya.

Selain itu,generasi muda sebagai penggerak pembangunan,dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera,harus dilibatkan sebagai penggiat dalam mengampanyekan pencegahan dan pemberantasan,penyalaguanaan dan peredaran gelap Narkotika di masyarakat,hal ini dikarenakan generasi milenial dalam kesehariannya selalu menggunakan teknologi.

Jelasnya,penanggulangan permasalahan narkotika harus dilakukan secara terstruktur,sistemmatis dan masif,dengan melibatkan seluruh komponen bangsa yang mana penaggulangan tersebut dapat dilakukan secara seimbang melalui pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan,social dan pendidikan sehingga upaya pencegahan peredaran gelap narkotika di Indonesia dapat terlaksana dengan baik.

Lebih lanjut untuk mengantisipasi tantangan ancaman kejahatan narkotika ,dengan modus operandi yang kian beragam maka dibutuhkan komitmen,semangat dan tekad yang kuat dalam mengatasi permasalahan yang tanpa batas.

“Hari Narkotika Internasional ini,sebagai pemicu semangat kita untuk memerangi narkoba sampai tuntas dan itu bukan menjadi prioritas pemerintah saja kita semua bersama dengan masyarakat,”tandasnya.

Oleh sebab itu,dukungan seluruh elemen bangsa,sangat dibutuhkan dalam mengemban tugas dan amanah yang telah diberikan oleh rakyat,guna menjadikan negara Indonesia bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Reporter         : Aris Wuarbanaran

Editor             : Redaksi

About admin

Check Also

Tahun 2024 Angka Kemiskinan Di Maluku Mencapai 13,43 Persen

AMBON,N25NEWS.COM-Dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan di Provinsi Maluku dari sebelumnya angka kemiskinan 17,69 persen per …

×

N25NEWS.com