Breaking News
Press Release BNNP Maluku yang mengungkap dan berhasil menangkap 2 orang tersangka narkotika jaringan antar provinsi

BNNP Maluku Berhasil Mengungkap Dan Menangkap 2 Orang Tersangka Narkotika Jaringan Antar Provinsi

AMBON,N25NEWS.COM-Badan  Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku berhasil mengungkap dan menangkap dua (2) orang tersangka narkotika jaringan antar provinsi.

Hal tersebut dikatakan,Plh Kepala BNN Provinsi Maluku Drs.Abner Timisela,M Si,pada Acara Press Release,yang berlangsung di Kantor BNN Provinsi Maluku,kamis (1/8/2019).

Jelasnya,penangkapan 2 orang tersangaka yakni RP alias E dan JM alias C dengan barang bukti 1 paket kiriman berisi 3 paket narkotika golongan 1 jenis sabu yang disembunyikan dalam gulungan pakaian dengan berat total 83,57 gram.

“Kita melakukan penangkapan ini,karena adanya informasi dari masyarakat kepada BNN Provinsi Maluku,bahwa tersangka RP alias E dan JM alias C akan mengambil pakaian kiriman salah satu ekspedisi di Kota Ambon,”jelas Timisela.

Lebih lanjut ia mengatakan,dari informasi yang diperoleh tersebut kemudian personil pemberantasan BNN melakukan penyeledikan dengan control delivery dan pemantauan terhadap paketan yang dimaksud,serta berhasil melakukan penagkapan terhadap kedua tersangka,setelah mereka mengambil keriman yang dikirim dari Jakarta didepan Kantor Jasa Pengiriman Belakang Soya Ambon.

“Setelah 2 tersangka tersebut kita tangkap,langsung keduanya dibawa ke Kantor BNN Provinsi Maluku,guna dimintai keterangan dan akan dilakukan proses hukum serta pengembangan terhadap jaringan tersangka yang berada di wilayah Maluku,”ungkapnya.

Sementara itu,BNNP Maluku juga berhasil menangkap DPO HT alias A alias M dalam perkara dengan tersangka JT alias J dengan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 770,72 gram.

Adapun penagkapan DPO ini terjadi pada hari rabu tanggal 3 Juli 2019 pukul 17.30 wit didepan Maluku City Mall (MCM) desa Hative Kecil Kecamatan Sirimau Kota Ambon,sedangkan BNN juga masih melakukan pengejaran terhadap 2 DPO lainnya yakni L alias A dan JL alias L.

Dikesempatan yang sama,Kabit Pemberantasan BNNP Maluku,Nur Alim,SH,MH mejeleskan mengenai,transaksi narkotika ini tergantung harga di pasaran,dimana cara mereka dalam memasarkan narkotika sangat terselubung dan berbeda-beda cara.

Jelasnya,menurut tersangka ada beberapa macam cara yang dilakukan  dan apabila barang haram tersebut berhasil diselundupkan ke tempat tujuannnya maka,sudah barang tentu harganya dapat ditaksir sekitar ratusan juta rupiah

“Saya tambahakan lagi bahwa RP itu laki-laki, JM perempuan dan DPO yang tangkap juga laki-laki,modus yang mereka lakukan yakni barang yang masuk melalui jasa pengiriman,disitu kita ikuti ketika barangnya di ambil dan kepada siapa saja atau kepada yang memasarkan kepada para pemakai tersebut,”jelasnya.

“Untuk sementara yang kami ketahui RP dan JM kasusnya adalah sabu-sabu,sedangkan DPO kasusnya adalah ganja dari kasus yang tertangkap pada 3 Juli yang lalu,sedangkan satunya lagi ditangkap selasa malam sekitar pukul 23.00 wit,”katanya.

Dengan demikian ketiga tersangka ini,jelasnya akan di jerat dengan ancaman hukuman ada yang hukaman mati ada yang seumur hidup 20 tahun, minimal ada yang 20 tahun dan denda milyaran rupiah.Ke3-orang ini warga Ambon dengan perkerjaan mereka ada yang swasta dan lainya tidak miliki pekerjaan.

Reporter        : Aris Wuarbanaran

Editor           : Redaksi

 

About admin

Check Also

Proyek Dana Desa Diduga Jadi Lahan Korupsi Kades Taniwel

AMBON,N25NEWS.COM – Ada sekitar 900 Kepala Desa (Kades) di Indonesia yang ditangkap akibat melakukan tindak …