BNPB Maluku Targetkan 2024 Pala Banda Sebagai Jalur Rempah Warisan Dunia

AMBON,N25NEWS.com- Balai Pelestaian Nilai Budaya (BPNB) provinsi Maluku akan mengusulkan Pala Banda sebagai Jalur Rempah warisan dunia dan ditargetkan pada tahun 2024 telah diakui UNESCO.

“Pada bulan November kita akan mendaftarkan Jalur Rempah sebagai warisan budaya dunia di UNESCO,karena Jalur Rempah merupakan sejarah yang tidak boleh ditelan perkembangan zaman,”ungkap Kepala BPNB provinsi Maluku Rusli Manorek kepada N25NEWS.com,sabtu (5/9).

Manorek juga menyampaikan pihaknya akan terus menggaungkan keberadaan Pala Banda sebagai buah komuditi yang menghadirkan Jalur Rempah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Tentu kita tidak hanya mendaftar sendiri,tetapi kita mengajak juga Negara-negara lainnya yang juga dilewati jalur rempah seperti,Srilangka,India,Afrika,Madagaskar,Granada yang memiliki buah Pala seperti kita,”ujar Manorek.

Dijelaskannya lagi,Banda merupakan dari 20 titik Jalur Rempah yang ada di Indonesia.Oleh karena itu,diharapkan semua komponen bangsa ini mendukung Jalur Rempah.Selain itu,pihaknya akan menggali karena budaya adalah Jalur Rempah maka para komunitas budaya,pelaku adat dan juga masyarakat akan diperkuat terkait dengan Jalur Rempah.

”Kita berharap potensi rempah yang kita miliki saat ini punya kontribusi terhadap kesehatan global dan itu sudah dilakukan selama ratusan tahun, dan rempah rempah ini salah satunya Pala Banda yang punya ciri khasnya digunakan baik didalam makanan, pengobatan herbal,” ujar Manorek.

“Tentunya disana,ada tradisi dan kebiasaan upacara,bahkan juga ada warisan tak benda budaya Indonesia,seperti Belang,Cakalele,Kora-Kora, itu kita akan aktifkan dan tahun ini sudah ada perencanaannya,mulai dari lembaga kebudayaan untuk rancangan aktifirtas kegiatan terkait dengan jalur rempah mulai tahun depan sampai 2024,”jelas Manorek.

Sementara itu, DR.Ananto Kusuma Setia,yang adalah Ketua Komite Jalur Rempah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan memuliakan Banda dulu sebagai Jalur Rempah dunia,karena Banda sebagai tempat ditumbuhkannya Pala.Bahkan Jalur Rempah memberi pengaruh pada kehidupan Indonesia dan dunia di masa kini.

“Kebudayaan pala tidak hanya sekedar sebagai sebuah komuditi,tidak pandang sebagai benda kuning hitam atau merah hitam,tetapi pala kita pandang sebagai nilai untuk budaya makan seluruh dunia,mulai dari urusan citarasa masakan, hingga mengawetkan mayat,”jelasnya.

Adapun,pala juga sifatnya hangat,jadi filosofi budaya pala adalah kehangatan persahabatan.Pala tidak pernah menjajah tetapi memberikan cita rasa kepada orang lain.Seperti di Jawa ada makanan khas,tetapi ditambah pala,begitu juga di eropa makanan khasnya pula ditambah pala.Ini membuktikan pala telah memberikan filosofi cita rasa kepada dunia.

“Inilah yang sebenarnya Indonesia itu hadir dan nusantara ada gara-gara pala itu.Dunia duku belum mengenal perdagangan global,perdagangan antar bangsa,namun karena pala,olehnya dunia dan kita berhutang pada benda yang bernama pala ini,”tandasnya.

Check Also

AUKC Mendapat Apresisasi dan Dukungan Dari Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kapolda Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kapolda Maluku memberikan apresiasi kepada Amboina Ukulele Kids Community …