Breaking News
Kabalmay Kepala Badan Pendapatan Daerah (BPD) Saumlaki

BPD Saumlaki Gelar Razia Pajak Pada Hotel,Rumah Makan Dan Restoran

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Badan Pendapatan Daerah (BPD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar,melakukan razia pajak yang difokuskan pada rumah makan,hotel dan restoran yang ada di Kota Saumlaki dan sekitarnya,sebagai upaya  untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini dikatakan Kabalmay Kepala Badan Pendapatan Daerah (BPD) Saumlaki,pada sela-sela razia pajak di Kota Saumlaki belum lama ini.

Lebih lanjut Kabalmay mengatakan,”Razia ini difokuskan pada  wajib pajak yang menurut evaluasi belum memenuhi kewajiban membayar tahun 2018,razia ini juga melibatkan tiga tim yang terfokus pada Kecamatan Tanimbar Selatan,karena wajib pajak terbesar ada di Kota Saumlaki,”kata Kabalmay.

Kegiatan razia ini bertujuan menumbuhkan kesadaran wajib pajak,untuk melaksanakan kewajibannya membayar pajak antara pajak hotel,pajak hiburan dan pajak restoran.

“Dengan kegiatan ini maka wajib pajak yang menunggak pembayaran dari bulan September sampai Desember 2018,mereka sepertinya dikejutkan karena apabila tidak membayar pajak maka kita akan menempel lebel dan diberikan batas waktu 1 minggu,apabila tidak melunasi pajak tersebut maka akan dilakukan tindakan penutupan aktifitas usahanya dan kita juga akan koordinasi dengan Dinas Perizinan agar tidak lagi memberi izin usaha ditahun 2019,”jelas Kabalmay

Razia pajak ini menghasilkan Rp.35 juta piutang yang telah dibayar oleh para wajib pajak dan Rp.21 juta yang belum ditagih sehingga masih banyak langkah-langkah yang akan dilaksanakan pada triwulan berikutnya.

Pajak hotel,pajak restoran dan pajak hiburan dari sisi perpajakan merupakan self assesment artinya wajib pajak diberikan kewenangan untuk menghitung,membayar dan melaporkan sendiri terkait dengan pajak mereka,tetapi ada juga yang beralasan sibuk dan sebagainya sehingga tidak datang melaporkan dan membayar pajak.

“Daerah kita ini termasuk daerah yang sementara berkembang,sudah barang tentunya membutuhkan pendapatan daerah yang cukup besar,jadi salah satu sumber pendapatan daerah kita adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya pajak dan retribusi daerah,”papar Kabalmay.

Kemudian ketika mereka ditetapkan sebagai wajib pajak dan restribusi maka diminta dengan serius agar mempuyai kesadaran yang tinggi untuk membayar kewajiban mereka itu ke kas daerah,sebab kontribusi mereka sangat menunjang program pembangunan dan pelayanan masyarakat didaerah ini.

“Untuk itu kedepan kita akan lebih intensifkan lagi sumber-sumber pajak dan retribusi yang kita kelola secara maksimal untuk meningkatkan PAD di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,”tandas Kabalmay.

Sumber : www.mtbkab.go.id

About admin

Check Also

Cikal Bakal Perubahan Nama Kecamatan Yaru,Menjadi Kecamatan Fordata

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Cikal bakal perubahan nama Kecamatan Yaru menjadi Kecamatan Fordata,bertolak dari sejarah kecamatan tersebut.Sejak dulu pada …