BPOM Ambon Didampingi BPKP Lakukan Penilaian Resiko Kecurangan Secara Mandiri  

AMBON,N25NEWS.com-Dalam penerapan PP 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Internal Pemerintah,Balai POM di Ambon dengan didampingi Tim BPKP Perwakilan Maluku telah melakukan Fraud Risk Assesment (FRA)  untuk melakukan penilaian Resiko Kecurangan secara mandiri (internal).

“FRA dilanjutkan dengan FGD (focus group discussion) dengan melibatkan stakeholder terkait, diantaranya Pelaku Usaha, sarana distribusi, dinas kesehatan kota Ambon dan organisasi profesi,”kata Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon,Hariani,Apt,kepada N25NEWS.com,di Ambon belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Hariani,dalam  kegiatan FGD (Focus Group Discussion) tersebut dihadiri beberapa perwakilan pelaku usaha/UMKM yang selama ini mendapat pendampingan dari BPOM Ambon dalam memperoleh registrasi izin edar dari Badan POM.

Adapun,jelas Hariani,masukan dari stakeholder yang hadir memperkaya penilaian resiko kecurangan pada beberapa kegiatan utama Balai POM di Ambon.

“Untuk itu, Dengan adanya FRA tersebut kami berharap dapat semakin mantap untuk mengawal Zona Integritas  BPOM  di Ambon dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK)  dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM),”tandas Hariani.

 

 

 

Check Also

BPOM Ambon Sosialisasikan Obat Dan Makanan Secara Virtual

AMBON,N25NEWS.com-Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon,Dra.Hariani,Apt mengatakan BPOM Ambon telah mengikuti sosialisasi secara …