Breaking News

BPOM Ambon Gelar Ujian Kompetensi Bagi Pegawai Negeri Sipilnya

AMBON,N25NEWS.COM – Yang sedikit berbeda di Balai POM Ambon dalam dua hari kemarin. Pekerjaan rutinitas sehari-hari sedikit berubah dikarenakan pada tanggal 22-23 Juli 2019 diadakan ujian kompetensi dan pemetaan kompetensi bagi para Pegawai Negeri Sipil BPOM Ambon.

Pemerintah menerbitkan PP Nomor 11 Tahun 2017 mengenai Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Di dalam PP tersebut lengkap membahas tentang Pegawai Negeri Sipil, termasuk dari perekrutan sampai dengan jabatan fungsional dan kompetensi pegawai.

Menindaklanjuti PP tersebut, BPOM sebagai instansi pemerintah yang turut serta berperan aktif dalam menjaga dan meningkatkan kompetensi para pegawainya, menerbitkan Perka Badan POM No 15 dan 18 tahun 2017 mengenai Standar Kompetensi Teknis Jabatan Fungsional pegawai. Ujian kompetensi digunakan sebagai acuan dalam menjaga komitmen keprofesionalitasan dalam bekerja. Sesuai dengan salah satu budaya kerja yang digaungkan BPOM yaitu profesional, BPOM ingin membuat lingkungan kerja yang berintegritas, objektif, memiliki ketekunan dan komitmen yang tinggi.

Penyelenggara ujian kompetensi dan pemetaan kompetensi adalah petugas dari PPSDM BPOM yang terdiri dari 5 orang yaitu Satria Septiadi Nugroho, S.Psi., M.Psi yang merupakan kepala Subbidang Standardisasi dan Penilaian Kompetensi dan Manajerial dan Sosial Kultural, dan Akhmad Kurniawan, S.Psi staf Subbidang Standardisasi dan Penilaian Kompetensi dan Manajerial dan Sosial Kultural, Wulan Puspita Puri, S.Si., Apt sebagai kepala Subbidang Standardisasi dan Penilaian Kompetensi Teknis, beserta dua orang staf yaitu Irham Cahyadi dan Okky Dasniel dan yang terakhir adalah Eva Nikastri, STP., M.Si sebagai assessor dari Pusat Riset Obat dan Makanan Pengawas Farmasi dan Makanan.

Kegiatan dibuka oleh kepala Balai POM Ambon, Dra. Hariani, Apt pada Senin pagi (22/7/2019).

Ujian kompetensi ini diikuti oleh 46 pegawai dari BPOM Ambon (42 pegawai) dan Loka Maluku Tenggara Barat (4 pegawai). 6 orang diantaranya adalah pejabat struktural dan 40 lainnya dengan Jabatan Fungsional. Jabatan Fungsional Tertentu di BPOM Ambon adalah Pengawas Farmasi dan Makanan (biasa disingkat PFM) yang terdiri dari 2 jenjang, yaitu jenjang Ahli dan Terampil. Rinciannya adalah untuk jenjang Ahli: 1 orang Ahli Madya, 13 orang Ahli Muda, 11 orang Ahli Pertama. Untuk jenjang terampil: 4 orang Terampil Pelaksana, 5 orang Terampil Pelaksana Lanjutan, 4 orang Terampil Penyelia, serta 2 orang fungsional umum. Masing-masing jenjang PFM ini memiliki tugas dan kapasitasnya masing-masing.

Pada kegiatan ujian kompetensi ini juga diikuti oleh 4 pegawai PFM yang akan naik jabatan dikarenakan nilai angka kredit yang diperlukan sebagai syarat kenaikan jabatan sudah terpenuhi.

Berbeda dengan ujian kompetensi yang diikuti oleh pegawai lain, khusus untuk 4 pegawai ini diharuskan lulus ujian kompetensi untuk bisa menaiki jabatan ke jenjang berikutnya. Materi yang diujikan agak sedikit berbeda, sebagai contoh, pegawai PFM Ahli Pertama yang akan naik ke Ahli Muda diwajibkan lulus ujian kompetensi jenjang Ahli Pertama dan Ahli Muda, sementara PFM yang hanya mengikuti pemetaan kompetensi tidak dalam rangka kenaikan jabatan hanya diuji di jenjang mereka berada sekarang.

Ujian kompetensi dimulai di hari Senin (22/7) dengan tes psikologi dan dilanjutkan dengan tes kompetensi teknis masing-masing bidang penempatan pada keesokan harinya, Selasa (23/7). Di sini para PFM melakukan tes tertulis dan wawancara mengenai pengetahuan dan kompetensi di bidang masing-masing.

Bidang-bidang tersebut antara lain bidang Pengujian Kimia dan Mikrobiologi, bidang Pemeriksaan dan Sertifikasi, bidang Penindakan, dan bidang Informasi dan Komunikasi. Semua data yang terekam dan semua hasil ujian akan digunakan sebagai dasar pemetaan kompetensi pegawai serta akan dijadikan acuan dalam menyusun program pelatihan yang dibutuhkan pegawai sehingga untuk ke depannya diharapkan seluruh pegawai menguasai semua keahlian sesuai dengan bidang dan jabatan fungsionalnya masing-masing.

Pegawai BPOM akan terus meningkatkan kompetensi untuk bisa terus aktif melindungi masyarakat. Yang kompeten yang bekerja. Yang kompeten yang akan melindungi masyarakat Indonesia dari obat dan makanan berbahaya.

About admin

Check Also

Ikut Pameran,Didisplay Produk Ilegal Dan Produk Recall,BPOM Ambon Pertegas Dukung Program Pemerinth Daerah

AMBON,N25NEWS.COM – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon berpartisipasi dalam Pameran Produk Ilegal dan …