BPOM Ambon Sosialisasikan Obat Dan Makanan Secara Virtual

AMBON,N25NEWS.com-Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon,Dra.Hariani,Apt mengatakan BPOM Ambon telah mengikuti sosialisasi secara virtual tentang peraturan Kepala Badan POM No 8 tahun 2020 yang mengatur pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring.

Menurutnya,regulasi yang dikeluarkan didasari oleh perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan masyarakat terhadap obat dan makanan secara cepat dan tepat sasaran telah memberikan dampak perubahan terhadap kegiatan peredaran obat dan makanan yang dilakukan secara daring.
“Itu artinya,setiap kegiatan yang berkaitan dengan penyaluran obat,kosmetik,obat tradisional,suplemen kesehatan dan pangan olahan dengan menggunakan media transaksi elektronik dalam rangka perdagangan diawasi oleh BPOM,”kata Hariani.

Adapun,Hariani menjelaskan,peredaran obat dan makanan secara daring,obat dan makanan yang diedarkan wajib memiliki izin edar serta memenuhi persyaratan cara pembuatan dan distribusi obat dan makanan yang baik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Pengawasan post market tetap dilakukan meskipun penjualan secara daring. Dengan tujuan untuk memberikn perlindungan terhadap masyarakat dari obat dan makanan yang aman, berkhasiat/bermanfaat dan bermutu/bergizi melalu pengawasan yang komperehensif. Kami berharap masyarakat tetap terlindungi dari produk yg tidak aman dan substandar.

“Kami dari BPOM Ambon melakukan pengawasan untuk menjamin kesehatan dan keamanan basudara samua,tapi basudara tetap ingat cek klik (kemasan,label,izin edar dan kadaluarsa) sebelum masyarakat membeli ya,”jelas Hariani.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

BPOM Tetap Intensifkan Pengawasan Makanan Ditengah Wabah Covid-19

AMBON,N25NEWS.com-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan tetap mengintensifkan pengawasan pangan dan produk yang beredar …