BPOM di Ambon dan BTKL-PP Ambon Konferensi Pers Bersama Uji PCR Spesimen Covid-19

AMBON,N25NEWS.com – Dalam rangka mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19, Badan POM terus memperkuat laboratorium pengujian dengan fasilitas Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Selain memperluas jangkauan, percepatan juga dimaksudkan untuk mempercepat proses pengujian dan mengurangi antrian pemeriksaan sampel, utamanya di daerah episentrum COVID-19.

Badan POM yang tergabung dalam gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 turut berkontribusi dalam pengujian spesimen Covid-19 di beberapa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. BPOM di Ambon menjadi salah satu laboratorium supporting bagi BTKL-PP (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Kelas II Ambon dalam menguji hasil ekstraksi spesimen dalam bentuk RNA (Ribonucleic Acid) SARS-CoV-2 menggunakan RT-PCR. Sampel spesimen Covid-19 dilakukan ekstraksi terlebih dahulu di Laboratorium BTKL-PP Ambon dengan fasilitas BSL-2, setelah dalam bentuk RNA dilanjut dengan master mix dan pembacaan pada alat RT-PCR di BPOM di Ambon.

Kepala BPOM di Ambon, Dra. Hariani, Apt diundang dalam konferensi pers bersama Kepala BTKLPP Kelas II Ambon terkait progress pengujian spesimen Covid-19 dengan metode PCR di Provinsi Maluku bertempat di BTKL-PP Ambon, Jumat (29/05). Kepala BTKL-PP Ambon, Budi Santoso mengucapkan terima kasih atas dukungan dari BPOM di Ambon karena telah memfasilitasi dan mensupporting pengujian dengan Real Time-PCR sehingga kapasitas pengujian dapat ditingkatkan. RT-PCR di BPOM di Ambon memiliki 96-wells dengan kapasitas uji sebanyak 180 spesimen/hari. Instrumen ini biasa digunakan untuk pengujian kehalalan obat dan makanan dengan mengidentifikasi DNA porcine.

Kepala BPOM di Ambon, Dra Hariani Apt, menyampaikan dukungannya untuk mensupport Laboratorium BTKL dengan RT-PCR yang dimiliki. Akan tetapi Laboratorium BPOM Ambon tidak didesain dengan fasilitas BSL-2 (Biosafety Level-2) yaitu tingkat keamanan laboratorium untuk pengujian agen penyebab penyakit (pathogen) seperti virus, tetapi diperuntukkan untuk pengujian kehalalan obat dan makanan (DNA porcine), sehingga specimen yang bisa diuji adalah dalam bentuk ekstraksi RNA virus SARS-CoV-2. Tetapi hal ini tidak mempengaruhi komitmen untuk mendukung percepatan pengujian specimen swab Covid-19 hasil tracing di Provinsi Maluku.

Konferensi pers diakhiri dengan kunjungan laboratorium pengujian specimen covid-19 dan uji covid-19 dengan rapid test bagi peserta yang berminat.

Sumber : Kontributor  Pelayanan Publik-BPOM Ambon

Check Also

BPOM Tetap Intensifkan Pengawasan Makanan Ditengah Wabah Covid-19

AMBON,N25NEWS.com-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan tetap mengintensifkan pengawasan pangan dan produk yang beredar …