Home / Ekonomi / BPS Maluku : Kota Tual Mengalami Deflasi 2,26 Persen

BPS Maluku : Kota Tual Mengalami Deflasi 2,26 Persen

AMBON,N25NEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat Kota Tual pada April 2018 mengalami deflasi 2,26 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 147,10.

“Deflasi sebesar itu membuat Kota Tual menduduki peringkat pertama terbesar dari 82 kota IHK di Indonesia,” tutur Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk, Jumat (04/05) di Ambon.

Sedangkan untuk inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 82, inflasi tahun kalender Kota Tual menduduki peringkat 82, serta inflasi dari tahun ke tahun Kota Tual menduduki peringkat 59.

Dumangar menyatakan pada April 2018 dari 82 kota IHK di Indonesia tercatat 54 kota mengalami inflasi dan 28 kota lainnya mengalami deflasi.

“Pada April 2018 di Kota Tual terjadi deflasi sebesar 2,26 persen atau terjadi penurunan IHK dari 150,50 pada Maret 2018 menjadi 147,10 pada April 2018. Inflasi tahun kalender Kota Tual pada April 2018 sebesar -4,05 persen dan inflasi dari tahun ke tahun (April 2018 terhadap April 2017) sebesar 2,82 persen,” pungkasnya.

Dari 82 kota IHK di Indonesia, inflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura sebesar 2,10 persen dengan IHK 134,42, dan inflasi terendah terjadi di Kota Sumenep sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 128,12.

Menurut Dumangar, deflasi di Kota Tual terjadi karena adanya penurunan IHK pada dua kelompok pengeluaran yakni kelompok bahan makanan sebesar 6,71 persen, dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,19 persen.

Sedangkan, untuk lima kelompok mengalami inflasi yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,62 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,12 persen, kelompok sandang sebesar 0,01 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,92 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,01 persen.

Baca juga :   KSOP Tegaskan PELNI Tidak Jualan Tiket di Pelabuhan

Dua kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan yakni kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga.

“Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Tual ialah kontrak rumah, enbal gepe, rokok kretek filter, bawang merah dan lengkuas.

Sedang komoditas yang dominan menyumbang deflasi di Kota Tual ialah ikan kembung, ikan ekor kuning, daun singkong, ikan layang, dan ikan kakap putih. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

KSOP Tegaskan PELNI Tidak Jualan Tiket di Pelabuhan Oleh : Gali Markalin

AMBON,N25NEWS.COM – Menjelang arus mudik lebaran Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas I A …