Bulan K3 Nasional 2019 Wagub Serahkan Bantuan BPJS

AMBON,N25NEWS.COM  – Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2019, Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Maluku Dr. Zeth Sahuburua, S.H., M.H. berkesempatan menyerahkan santunan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) berupa jaminan santunankeselamatan kerja

Penyerahan bantuan berupa santunan keselamatan kerj, kematian, jaminan berkala dan jaminan hari tua, diserahkan langsung oleh wagub usai memimpin upara Bulan Hari K3 yang berlangsung dipelataran PT PLN Unit Layanan Pelanggang (ULPN) Ambon Kota, Kamis(31/1/2019).

Dari yang berhak menerima santunan BPJS antara lain, jaminan keselamatan kerja sebesar Rp 74.641.540 kepada Zefnat Wilyam Tetelepta dari PT Algira Utama Karya, jaminan kematian sebesar Rp 74 juta kepada ahli waris Abdul Muthalib Sulaiman yang merupakan pekerja lintas agama pengurus masjid Agung ‘Anur, jaminan hari tua sebesar Rp 20.151, 892 dan kematian sebesar Rp 87 juta kepada ahli waris Abdulrahman Heri S Watimena pekerja lintas agama dari GPM Batesda sektor Moria, serta bantua berkala kepasa masing-masing penerima santunan sebesar Rp 331 ribu per bulan.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI M. Hanif Dhakiri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wagun mengatakan, melalui tema pokok Bulan K3 Tahun 2019″Wujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Untuk Mendukung Stabilitas Ekonomi Nasional”, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2018, sebanyak 58,76% dari total angkatan kerja Indonesia adalah tamatan SMP ke bawah, sehingga ini akan berdampak pada kesadaran pentingnya perilaku selamat dalam bekerja.

Sementara itu terkait keselamatan kerja, BPJS Ketenagakerjaan mencatat di tahun 2018 terdapat 157.313 kasus kecelakaan kerja. Termasuk didalamnya kategori kecelakaan kerja adalah kecelakaan lalu lintas pada perjalanan pekerja menuju tempat kerja, serta perjalanan pulang dari tempat kerja menuju tempat tinggal.
Untuk itu pemerintah mengajak seluruh stakeholder (pengusaha, Serikat Pekerja, pekerja dan masyarakat) terus meningkatkan kesadaran pentingnya K3 serta pengawasan. Kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan, namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kecelakaan kerja juga mempengaruhi indeks pembangunan manusia dan daya saing nasional.

Oleh sebab itu dalam rangka menekan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja, sebagai pemegang kebijakan nasional di bidang K3 berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970, Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan berbagai upaya melalui program K3.

Penetapan tersebut antara laian, menyempurnakan peraturan perundang-undangan serta standar di bidang K3, meningkatkan peran pengawas bidang K3 dalam pembinaan dan pemeriksaan serta penegakan hukum bidang K3;Meningkatkan kesadaran pengusaha/pengurus, tenaga kerja dan masyarakat sehingga memiliki kompetensi dan kewenangan bidang K3, meningkatkan peran asosiasi-asosiasi profesi K3 dan perguruan tinggi yang memiliki program K3;Meningkatkan peran serta Indonesia dalam forum-forum Regional dan Internasional dalam bidang K3.

Melalui penerapan tersebut Menaker berharapan agar semua pihak untuk melakukan upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 di lingkungannya masing-masing. Sehingga budaya K3 benar-benar terwujud disetiap tempat di seluruh tanah air.

Penulis   : Gali M

Editor     : Redaksi

About admin

Check Also

69 Siswa SDN 96 Ambon Resmi Jalani Proses Pembelajaran

AMBON,N25NEWS.COM – Sebanyak 69 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 96 Ambon, telah resmi mendapatkan proses …

×

N25NEWS.com