Home / Kab.SBB / Bupati dan Wabup Terlihat Tak Harmonis,OPD Main Kucing – Kucingan.

Bupati dan Wabup Terlihat Tak Harmonis,OPD Main Kucing – Kucingan.

SBB,N25NEWS.COM – Pemerintahan Kabupaten SBB yang dipimpin Oleh Bupati dan Wakil Bupati SBB Moh Yasin Payapo dan Timotius Akerina belakangan ini terlihat tak akur dan tak harmonis.

Ketidak harmonisnya kedua pemimpin Bumi Saka Mese Nusa ini dalam memimpin SBB berimbas pula kepada para kepala OPD lingkup Pemkab SBB, tidak akurnya Bupati dan Wabup SBB membuat para OPD harus main kucing – kucingan untuk menemui sang Wabup SBB sebagai orang nomor dua di daerah tersebut.

Salah satu Kepala OPD Lingkup Pemkab SBB yang enggan namanya dipublikasikan kepada Media N25NEWS. COM, Jumat (7/9) menuturkan, sampai kapan fenomena perang dingin dua pemimpin Bumi Saka Mese Nusa ini akan berakhir. jika selamanya seperti ini kapan bisa Kase Bae SBB sesuai dengan visi dan misi mereka berdua yang sudah menjadi konsumsi publik SBB.

” Jika masih tetap tidak akur dan tidak harmonis maka pemerintahan mereka berdua tak normal alias pincang. Tidak mungkin Bupati berjalan sendiri untuk bangun SBB, dia butuh pendamping untuk sama-sama membangun dan Kase Bae SBB dan pendampingnya yakni Wabupnya sendiri,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Dengan ketidak akurnya dan tak harmonis Bupati dan Wabup SBB maka akan berimbas kepada kepala OPD lingkup SBB, karena jika ada OPD yang mau ketemu Wabup pun harus main kucing-kucingan sehingga takut maju kena mundur pun kena.

” Semuanya serba salah. Hubungan bagini yang bikin tarbae katong kepala OPD mau bicara deng wabup katong taku lai jang sampe ketahuan Bupati, ini cilaka, jadi ini juga berimbas untuk katong pimpinan OPD,” Pungkasnya dengan logat Ambon

Dirinya selaku OPD juga merasa kesal, kenapa Assisten I setda SBB lebih punya peran dari wakil Bupati, seharusnya Pak Bupati lebih menghargai Wakil Bupati supaya selalu rukun dan damai, jangan seperti saat ini mereka berdua tidak akur dan tidak mesra dalam memimpin pemerintahan ini.

” Bupati dan Wakil Bupati seharusnya bersama sama bergandeng tangan, saling berbagi untuk membangun dan Kase Bae SBB sesuai visi dan misi yang sudah diprogramkan dan itu komitmen mereka berdua,  harusnya direalisasi bukan menambah masalah baru,” jelasnya.

Menurutnya, Bupati SBB seharusnya mengfungsikan Wabup, bukan mengistimewakan Assisten I Setda SBB, kalau cara seperti ini, terus Wakil Bupati mau dibawah kemana? Apa pemerintahan ini hanya di urus oleh sekda dan bupati saja tanpa melibatkan Wabup ka tidak !

“Saya berharap beliau berdua Bupati dan Wabup SBB untuk saling terbuka untuk mendapatkan titik tengahnya, mana jalan yang saya tempuh dan mana jalan yang anda tempuh supaya pemerintahan ini berjalan sesuai mekanisme dan harapan. Jangan masing-masing mempertahankan egonya ini semua demi dan untuk Kase Bae SBB,” pungkasnya.

Oleh, Suneth

About admin

Check Also

Pemprov Maluku Dapat Jatah 302 Orang Dalam Penerimaan CPNS 2018

AMBON,N25NEWS.COM – Pembukaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara nasional sudah mulai dilakukan tanggal …