Bupati Harap MTQ Jadi Momen Silaturahim dalam Memperkuat perekat persaudaraan

LUHU,N25NEWS.COM – Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M Pd membuka Perhelatan MTQ tingkat Kabupaten VIII Tahun 2019 yang dipusatkan di Desa Luhu ,pada Jumat,( 25/1/2019).

Perhelatan yang mengusung tema,mewujudkan nilai-nilaiAL-Quran dalam mewujudkan nilai-nilai orang basudara ini dilangsungkan di Lapangan Upacara Desa Luhu dan dihadiri oleh Wakil Bupati SBB, Timotius Akerina SE MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Piru Syamsudir. M SH Ketua PN Piru, Harris Tewa,Kapolres SBB, AKBP Agus Setiawan S.Ik,Kepala Kantor Agama SBB, Sekretaris Daerah SBB, Mansur Tuharea SH MM dan sejumlah pimpinan OPD serta tokoh agama dan Tokoh masyarakat tokoh Pemuda serta ratusan masyarakat yang memadai kegiatan tersebut.

Dalam Sambutannya, Bupati SBB, Drs Moh Yasin M Pd menyatakan, melalui pelaksanaan MTQ maka Kita ungkapkan salam kepada junjungan Nabi Muhamad SAW beserta keluarga serta para sahabatnya yang telah membawa umatnya keluar dari Jalan yang gelap ke jalan yang terang.

Menurut Payapo, kegiatan MTQ yang telah mentradisi dalam kultur masyarakat Indonesia, selain menjadi media dakwah dan siar keagamaan juga ternyata secara efektif dan nyata menjadi daya dorong bagi percepatan bagi pembangunan daerah terutama pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Ia mengharapkan, lantunan siar Ilahi yang menggema di Kecamatan Huamual akan menyebar ke seluruh pelosok bumi Saka Mese Nusa, yang diyakini mampu menciptakan nuansa berkat rahmat dan kesejukan bathiniah dan lahiriah.

Bagi umat muslim dan seluruh anak bangsa di Saka Mese Nusa, Kegiatan MTQ dapat menjadi momentum silahturahmi yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat perekat persaudaraan, ikatan kebersamaan lintas umat dan sesama warga khususnya umat muslim untuk senantiasa memahami serta mempelajari dan menjiwai Alquran sebagai petunjuk dan pedoman dalam kehidupannya di muka bumi.

Baca juga :   Buka MPL Sinode GPM, Wagub Maluku : GPM Adalah Mitra Aktif Pemerintah

Bupati menyatakan, Perhelatan MTQ di Kabupaten Seram Bagian Barat dapat menjadi tolak ukur bagi pembinaan seni baca Alquran di setiap tingkatan kemasyarakatan, baik pada tingkat Kecamatan, Desa dan Dusun dalam wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.
Ajang MTQ yang juga diselenggarakan secara berjenjang, bahkan sampai ke tingkat Internasional, harus dapat dipakai bukan hanya dari sisi kegiatan keagamaan saja, namun umat juga dituntut untuk lebih memaknainya secara komprehensif, akan nilai-nilai kemashalatan yang menyertainya.

“Pemahaman dan kemashalatan akan – nilai-nilai moral dan tatanan kehidupan, perlu dibangun dalam nurani dan pikiran setiap umat beragama sesuai dengan tema MTQ tahun ini yaitu, mewujudkan nilai-nilai AL Quran dalam mewujudkan nilai-nilai orang basudara,”jabar Payapo.

Bupati menginginkan, kegiatan MTQ tidak hanya disikapi sebagai rutinitas semata, tetapi mampu dibawakan sebagai moment perubahan dalam mewarnai pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan khususnya par kasih baek bumi Saka Mese Nusa, dalam mencapai impian daerah yaitu mewujudkan Masyarakat dan Kabupaten Saka Mese Nusa yang berbudi pekerti luhur aman adil sejahtera dan bermartabat.

Acara Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten SBB VIII Tahun 2019, dibuka dengan pemukulan Tifa oleh Bupati SBB Drs Moh Yasin Payapo M Pd, acara kemudian dilanjutkan dengan suguhan sejumlah tarian tradisional yang dibawakan oleh sejumlah siswa-siswi SMA dan SMP di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Penulis    ;Nicko Kastanja

Editor      : Redaksi

About admin

Check Also

Dengan Kondisi Seadanya, Mahasiswa Latu Bantu Obat Ke Pengungsi

AMBON,N25NEWS.com -Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri sebagai Ikatan Pelajar Mahasiswa Leparisa Amalatu (IPMAL), akhirnya bergerak …

×

N25NEWS.com