Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT),Petrus Fatlolon mengklarifikasi tuduhan terhadap dirinya terkait,yang dinilai oleh beberapa oknum telah melakukan tindakan penistaan terhadap agama Islam.

Bupati KKT Mengklarifikasi Tuduhan Terhadap Dirinya

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT),Petrus Fatlolon mengklarifikasi tuduhan terhadap dirinya terkait,yang dinilai oleh beberapa oknum telah melakukan tindakan penistaan terhadap agama Islam.

Hal tersebut dikatakan Bupati kepada awak media,ketika ditemui di ruang kerjanya Kantor Bupati KKT,Saumlaki belum lama ini.

Menurutnya,adalah hak seseorang (Faisal) untuk menyampaikan penilaian pribadi secara perorangan dan dirinya (Fatlolon) sangat menghargai hal itu,baik penyampaian pendapat melalui tulisan atau melalui demonstrasi sekalipun,sebab itu dijamin oleh undang-undang.

“Saya tidak menilai hal tersebut negative namun posetif dan biarkanlah orang menilainya bagaimana ?,tetapi perlu saya menggaris bawahi bahwa dalam video kampanye tersebut itu tidak ada unsur penistaan,”jelas Fatlolon.

Adapun hal itu,sudah dikaji oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku,baik itu ditingkat kabupate/kota maupun provinsi bahkan sampai ke pusat,dimana MUI sebagai lembaga resmi yang berhak memberikan penilaian dan itu tidak ada unsur penistaan menurut mereka (MUI).

Diketahui,video tersebut itu terjadi saat Fatlolon mengadakan kampanye di desa Waturu Kecamatam Nirunmas,dimana 100 persen masyarakat di desa tersebut adalah Kristen Protestan,jadi dimana ada unsur penistaan dan kecuali apabila pada saat itu ada disinggung mengenai ayat-ayat suci,baru itu bisa dikatagorikan sebagai penistaan.

Tetapi kenyataannya dalam video tersebut kalau di perhatikan dengan baik bahwa hanya disinggung mengenai ayat di Alkitab tidak menyebutkan kitab yang lain,maka bisa saja ada orang yang tidak bertanggung jawab yang mengedit ke dalam Alquran dank e dalam Alkitab lagi.

“Katakanlah kalau video itupun benar,misalanya dalam Alquran,saya menyebut itu berarti,itu murni salah ucap,tetapi kan tidak mengajak orang lain untuk membahas secara rinci ayat-ayat suci Alquran dan tidak ada pembacaan ayat-ayat suci maka demikian itu murni salah ucap,”jelasnya.

Lebih lanjut Fatlolon mengatakan,hal ini juga sudah dikalarifikasikan dengan tokoh-tokoh organisasi pemuda Islam di Ambon juga di pusat seperti NU dan sudah selesai bahkan mereka menilai hal itu tidak ada unsur penistaan.

“Ditambahkannya bahwa saya sama sekali tidak marah bahkan menendam oknum tersebut (Faisal),sekali lagi saya tegaskan bahwa,kita boleh saja berpendapat sebab adalah hak semua orang untuk berpendapat dan menilai,”ungkapnya.

Selain,itu penilaian dan pendapat Faisal dan itu adalah menurutnya,tetapi ada lembaga penegak hukum yang berhak untuk menilai apakah hal itu memenuhi unsur penistaan atau tidak,jadi biarlah akhir dari pada masalah ini,jangan samapai masyarakat resah padahal masyarakat di KKT kan tenang-tenang saja.

“Sementara itu,masyarakat Islam di Kilon,Karatat,Labobar,Namralan serta di Larat kemarin mereka datang menyampaikan dukungan kepada saya bahkan mereka juga menyampaikan kepada saya bahwa masalah itu tidak ada unsur penistaan karena tidak mengurai ayat-ayat suci Alquran,”jelas putra Mayano ini.

Menurutnya lagi,masing-masing orang dengan presepsinya sendiri,pun begitu pila dengan Faisal dan dirinya menghargai hal itu,namun saranya jangalah dia (Faisal) berkoar diluar sana lebih baik dilaporkan secara resmi melalui penegak hukum baik kepolisian maupun lainnya untuk di uji disana.

“Jadi saya kira Faisal punya presepsi sendiri dan itu sah-sah saja,sebab setiap orang punya hak untuk menyampaikan pendapat dan saya menilai hal itu posetif saja,tetapi tidak ada niat dan tidak ada unsur penistaan dalam hal yang disampaikan tersebut,”tuturnya.

Dengan demikian dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan sampai terpancing dengan hal ini sebab bisa saja ada pihak-pihak tertentu yang memainkan isu-isu murahan yang hanya untuk menghambat pelaksanaan MTQ ke-29 yang aka dilaksanakan di KKT tahun 2021 mendatang.

Oleh karena itu dirinya mengajak semua masyarakat KKT dimanapun berada,mari bergandengan tangan bersama-sama,membangun KabupatenKepulauan Tanimbar menuju MTQ tahun 2021.

Reporter         : Jams Masela/Aris Wuarbanaran

Editor             : Redaksi

Check Also

Januaris Seralurin Siap Ditempatkan Di Seluruh Wilayah Republik Indonesia

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Kepala Bandara Mathilda Batlayeri Januaris Seralurin mengatakan,sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),harus siap ditugaskan diseluruh wilayah …