Breaking News

Bupati Malra Sambut KASAU Dengan Menggelar Acara Ramah Tamah

MALRA,N25NEWS.COM –  Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Ir. P. Beruatwarin, M.Si menjemput Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM dan Ibu bersama rombongan  setelah tiba dengan menggunakan pesawat TNI AU Boing 737-400/A-7306 dan langsung menuju RM. Malinan Malra dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan makan siang bersama.

Pada acara tersebut, Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun menjelaskan bahwa Kepulauan Kei di Provinsi Maluku dalam sejarahnya tidak bisa dilepaskan dari lembaran sejarah perjuangan bangsa. Khususnya pada Operasi “Trikora” Pembebasan Irian Barat pada Tahun 1962. Posisi strategis Kep. Kei diantara laut Arafura dan Laut Banda serta berhadapan langsung dengan Australia, menjadikan Kei sebagai salah satu basis kekuatan, pertahanan dan penyerangan dalam operasi tersebut.

Menurutnya, Kep. Kei yang terdiri dari 134 pulau dengan luas total 23.554,9 km persegi, mampu mengoperasikan dua bandara penting yaitu Bandara Letvuan dan Bandara Langgur. Kisah perjuangan ini juga melahirkan salah satu putra terbaik asal Pulau Kei yang bertugas sebagai Pilot Pesawat Tempur, Dominicus Dumatubun, yang kemudian namanya diabadikan sebagai Nama Bandara di pangkalan Angkatan Udara Langgur.

Ditambahkan pula, posisi sejarah ini kemudian menempatkan Kepulauan Kei, yang didalamnya secara administratif terbagi atas Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, sebagai daerah yang patut diperhatikan.

Lanjutnya, Apresiasi dan perhatian akan keberadaan Kepulauan Kei dalam posisi Geo Strategis dan Geo Politik Indonesia, dimanfaatkan dalam berbagai kebijakan dan regulasi berskala Nasional.

Selain itu di jelaskannya  terkait Perpres RI No. 33 Tahun 2015 menetapkan Kab. Malra sebagai salah satu daerah perbatasan Negara dan Keputusan Perpres RI No. 6 Tahun 2017 menetapkan Pulau Kei Besar di Kab. Malra sebagai salah satu Pulau Kecil Terluar dalam wilayah NKRI.

Baca juga :   Pastikan Lima Bahan Pokok Aman Di Konsumsi,Disperindag Malra Lakukan Pengawasan Rutin

“Selain itu, untuk kepentingan pertahanan Negara, didalam Rencana Zonasi Pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) Provinsi Maluku, telah ditetapkan pulau Kei Besar sebagai Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT ’09) di Tanjung Weduar Feer, dan sejalan dengan itu, sejak tahun 1970-an, telah dipasang Tapal Batas Gerbang Negara di Wilayah tersebut yang disertifikasi dan diakui sebagai wilayah strategis dalam upaya menjaga kedaulatan bangsa,”tuturnya.

Dirinya juga mengakui, meskipun demikian masih diperlukan berbagai pembenahan di daerah ini diantaranya kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang hidup di daerah kepulauan, yang sangat dipengaruhi oleh kapasitas infrastruktur transportasi.
Kapasitas infrastruktur dan konektivitas yang sangat terbatas mengakibatkan masyarakat di Malra pada Tahun 2018 masih sekitar 23,27 persen yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Diakhir sambutan,Bupati Malra mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, secara khusus dari TNI AU untuk memperhatikan daerah ini sebagai bagian dari saksi sejarah perjuangan bangsa serta sekaligus mendorong Kepulauan Kei untuk kembali menjadi salah satu basis pertahanan NKRI.

KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM juga diberi kesempatan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemda Malra dan Jajaran TNI AU D. Dumatubun atas penyambutan Beliau bersama Rombongan.

Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Pemda Kab. Maluku Tenggara dan TNI AU D. Dumatubun Langgur kepada KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Sumber : Humas Malra

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Bupati Lantik Bernadus Rettob Sebagai Penjabat Sekda Kabupaten  Malra

MALRA,N25NEWS.com – Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, Melantik Penjabat Sekretaris Daerah Maluku Tenggara Tahun …