Buruknya Pelayanan Pendidikan di Desa Ukalahin

NAMLEA,N25NEWS.com- Beredarnya video pernyataan Ketua Komite yang juga Tokoh Adat mengenai buruknya pelayanan pendidikan di Desa Persiapan Ukalahin, Kecamatan Fena Leisela membuka borok buruknya pelayanan pendidikna di Negeri ini, terkhusus daerah pedalaman.

Sebagaimana disampaikan Ketua Komite yang juga Tokoh Adat Bapak Sarohang Waemese yang akrab disapa Bapak Emrimu dalam video tersebut mengenai kondisi pendidikan di dua sekolah yaitu SD Negeri 9 Fena Leisela dan SMP Negeri 44 Buru yang terletak di Desa Persiapan Ukalahin, Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Pada Kamis, (19/09/2019).

“Selaku Ketua Komite di SD dan SMP harus beta jelaskan, libur SD mulai 13 November dan seterusnya SMP juga tanggal 13 November sudah libur. Jadi di lapangan sudah tidak ada Guru mulai tanggal 13 November sampai hari ini ,” Ungkapnya dalam video tersebut.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan keperihatinan terhadap permasalahn pendidikan yang yang ada di Desa Ukalahin untuk diketahui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru dan diambil tindakan tegas. .

“Beta perlu sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan tentang masalah terkait pendidikan yang ada dinegeri Ukalahin, sejak adanya SD itu satu  atau dua bulan baru buka sekali. Beta mau bilang kepada wartawan karena beta juga ketua komite, dan nomer dua beta tokoh adat di negeri ini, dan itu perlu beta sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru. Sementara SMP itu tutup sampe dua-dua bulan baru buka sekali, itu beta heran,” lanjut Emrimu.

Ia juga berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru agar ada tindakan tegas sehingga Guru Garis Depan (GGD) dan Dewan Guru serta Keplaa Sekolah yang bertugas di dua sekolah ini agar segera di panggil sehingga diketahui mengapa sampai terjadi tidak ada proses kegiatana belajar mengajar sampai berbulan-bulan.

Fandi Nacikit, Ketua Forum Mahasiswa Adat Terpencil (FORMAT) Buru Jakarta menanggapai persolaan tersebut via Whatsapp kepada wartawan di Namlea.” Saya berharap Bupati Buru melalui Kepala Dinas Pendidikn dan Kebudyaan Kabupaten Buru agar segera memanggil kedua kepala sekolah tersebut untuk mempertanggung jawabkan sesuai Jabatannnya.

” Kami berharap kepada Bupati Buru segera memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru untuk segera memanggil dan mengefaluasi Kepala sekolah dan Dewan Guru baik SD Negeri 9 Fena Leisela, maupun SMP Negeri 44 Buru karena telah lalai dan gagal mengemban tugas,” Tegas Nacikit.

Sampai berita ini di tayangkan baik Kepala sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru Belum dapat di konfirmasi.

Reporter : Kiswan

Editor : Redaksi

Check Also

SD Inpres 42 Amahusu Ambon Gelar Pameran Karya Seni Daur Ulang Sampah

AMBON,N25NEWS.com – Sekolah Dasar (SD) Inpres 42 Amahusu Ambon menggelar Pameran Karya Seni dari daur …

×

N25NEWS.com