Breaking News

Camat Tanut Klarifikasi Soal Berita Mengejek Pedagang Sayur Tidak Benar

AMBON,N25NEWS.COM-Camat Tanimbar Utara (Tanut) D.Sabono mengklarifikasi soal pemberitaan bahwa dirinya telah mengejek ibu Yuli Melmambesy yang katanya tidak mandi dan memerintahkan Satpol PP untuk menghancurkan semua jualan korban itu tidak benar.

“Saya jujur tidak pernah mengejek ibu Yuli,itu tidak betul,bahkan kata-kata saya sangat saya jaga dan apa yang saya ucapkan,”kata pria asal desa Watidal ini,kamis (4/7/2019).

Ia menjelaskan bahwa pada saat dirinya meninjau lokasi pasar dan ia bertanya dan berkomunikasi dengan santai sama para pedagang tentang bagaimana kondisi pasar,bahkan dikatakannya ia sangat menghargai ibu-ibu dipasar.
Lebih lanjut Sabono meluruskan berita ini,soal tahun 2018 yang katanya dirinya memerintahkan Satpol PP untuk menghancurkan semua jualan korban itu tidak benar.

“Yang benar adalah,saya juga kaget ibu-ibu dipasar lapor buat saya atas perbuatan ibu Yuli yang mana ibu Yuli itu tindakannya sangat semana-mena bertindak ikut maunya saja.Lagi pula tempat jaualan (meja) banyak yamg masih kosong,hanya saja ibu Yuli maunya berjualan di meja yang paling depan,sedangkan meja di depan sudah ada pedagang lain yang menempati,kemudian belau datang ribut dengan pedagang lain dipasar.

“Kemudian saya jelaskan pada ibu Yuli bahwa ada banyak tempat yang kosong,sementara ibu Yuli ini mau sabotase tempat orang lain,kemudian saya jelaskan baik-baik buat ibu Yuli,tetapi beliau tidak menggubris penjelasan saya,”jelasnya.

Adapun ibu Yuli mengancam akan berjualan di emper jalan,sementara pihaknya (Camat) lagi menertibkan ibu-ibu yang berjualan di emper pasar.Larangan karena
masih banyak tempat yang kosong di pasar,sehingga pihaknya peringatkan pedagang untuk tidak berjualan di emper pasar,sebab nanti Satpol PP akan tertibkan siapa saja yang berdagang di emperan pasar.

Baca juga :   Minyak Harum Maluku Jalin Kerjasama Dengan Pelari Ultra Marathon Mateos Berhitu

“Sementara itu,ibu Yuli ini sangat keras kepala dan tidak mau diatur,maunya dia,kita harus ikut apa saja yang dia inginkan sampai saja panggil ibu Yuli mala beliau cengeng (nangis),”turur Sabono.

Sedangkan ada pernyataan bahawa dirinya mengancam ibu Yuli untuk lapor dirinya ke mana saja bahkan ke Presiden RI,itu tidak benar bahkan itu adalah rekayasa,mana mungkin sedangkan tugas Camat adalah melayani masyarakat selaku abdi,tetapi perlu juga perlu mengontrol dan menertibkan kondisi pasar.

“Perlu saya luruskan lagi bahwa fakta dilapangan semua pedagang di pasar Larat mendapat perlakuan istimewa,kalau ada bahasa saya ini seakan mengada-ada selakan ke pasar dan lihat kenyataannya,perlu diketahui juga saya Camat Tanut yang paling rajin kontrol pasar Larat,”tandasnya.

Sebagai anak negeri dan dipercayakan oleh Bupati untuk memimpin daerah ini,maka sudah menjadi harga mati untuk harus tegas menata Kota Larat sekaligus santun dalam memberi amanat buat masyarakat.

“untuk itu,Sabono dalam menutup klarifikasinya mengatakan bahwa,tugas Camat adalah melayani masyarakat sebagai abdi masyarakat,sehingga sangat menjunjung hakekat pelayanan masyarakat yang baik,”tutup Sabono.

About admin

Check Also

Ketua DPD KNPI,Berharap Semua Pihak Dukung Kongres GMNI di Ambon

AMBON,N25NEWS.COM-Ketua Dewan Pimpinan Daerah Maluku Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku M. Faisal Saihitua …