Home / Kab.SBB / Carut Marut Birokrasi Pemerintahan Payapo – Akerina ,Bupati dinilai Tak Punya Niat Benahi Birokrasi SBB.
Bupati SBB Moh Yasin Payapo

Carut Marut Birokrasi Pemerintahan Payapo – Akerina ,Bupati dinilai Tak Punya Niat Benahi Birokrasi SBB.

SBB,N25NEWS.COM – Carut Marut serta boroknya Birokrasi pemerintahan dibawah pimpinan Moh Yasin Payapo dan Timotius Akerina sampai saat ini belum juga dibenahi padahal benahi birokrasi adalah program seratus hari kerja untuk Kase Bae SBB

Bupati SBB Moh Yasin Payapo sedikit pun tidak punya niat untuk Kase Bae SBB, khususnya pada program benahi Birokrasi SBB yang sampi saat ini Birokrasi dibawah  kendalinya masih terlihat carut marut dan serta boroknya Birokrasi Pemerintahan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Bupati SBB tidak bisa menilai kinerja kepala OPD jika Bupati belum benahi birokrasi yang saat ini masih carut marut, Bupati harus benahi struktur birokrasi dari paling bawah yakni benahi melantik dudukan sesuai tupoksi esalon 3 dan 4 yang saat ini masih amburadul sesuai dengan nomenklatur yang baru yang sampai  saat ini belum terisi oleh esalon 3 dan 4 pada beberapa OPD Lingkup Pemkab SBB.

” Ini Konyol namanya,  kalau Bupati tidak benahi birokrasi pemerintahan paling bawah yang dikendalinya dari struktur birokrasi paling bawah esalon 3 dan 4 gimana Bupati menilai kinerja kepala OPD yang ada dilingkup Pemkab SBB saat ini “Ucapnya Sumber yang Enggan namanya dibeberkan kepada media N25NEWS, Com Rabu ( 1/8/2018)

Bupati SBB seharusnya lebih proaktif dan lebih cepat untuk benahi birokrasi dengan sudah adanya nomenklatur baru yang ada,  maka adanya pula Bidang dan Seksi yang baru pada intansi terkait, dan semua bidang dan seksi belum terisi pasca nomenklatur, gimana bisa tertanggung jawab dengan program yang ada tanpa memiliki pengawasan dan tugas masing masing esalon 3 dan 4 jika belum definitif dilantik oleh Bupati SBB.

” informasi secaptnya akan dilantik, namun sampai saat ini belum juga ada pelantikan ealon 3 dan 4 yang definitif, Kalau tidak ada SK penetapan secara definitif esalon 3 dan 4 dari Bupati SBB pada bidang dan seksi sesuai dengan nomenklatur yang baru, maka agak sulit mengkoordinasikan tugas monitoring evaluasi dan pengawasan dilapangan maka ini butuh para bidang dan seksi yang mana mereka adalah esalon 3 dan 4 untuk berada pada pengawasan lapangan atas program program pada OPD terkait” Jelasnya

Baca juga :   Tuding IKBH Syarat Kepentingan, Samson Atapary Dinilai ASBUN

“Yang menjadi masalah saat ini soal pendistribusian tugas kepada esalon 3 menjadi repot karena belum ada penanggung jawab program yang ada,  ini secepatnya menjadi perhatian Bupati SBB untuk segerah dalam waktu dekat untuk melantik esalon 3 dan 4 pada OPD Lingkup Pemkab SBB.

Yang anehnya lagi dibeberkannya, ini yang tidak menjadi  perhatian serius  Bupati  SBB terhadap boroknya birokrasi saat ini, masih ada pula esalon 3  yang menerima tunjangan walaupun  tidak menjabat bidang dan seksi tertentu padahal semua itu sudah tidak ada lagi dan semua sudah ada pada nomorklatur baru yang ada, dan ruginya siapa?

Ini yang tidak serius dan dinilai acuh untuk menyikapi birokrasi pemerintahan saat ini dan tidak diperhatian oleh Bupati, dan Bupati dinilai acuh dengan birokrasi pemerintahan yang ada saat ini dibawah kendalinya,  padahal benahi birokrasi SBB adalah program 100 hari kerja yang belum teraliasi dengan nyata.

Olehnya itu, Bupati SBB Moh Yasin Payapo untuk dalam waktu dekat ini, segerah secepatnya melantik esalon 3 dan 4 lingkup Pemkab SBB dan agar bisa terpenuhi dan tertanggung jawabkan semua program program pada bidang dan seksi  yang saat ini masih kekosongan,Dan agar Bupati SBB bisa menilai kinerja setiap OPD yang sangat diharapkannya

 

Oleh Suneth Loehoe

About admin

Check Also

Tuding IKBH Syarat Kepentingan, Samson Atapary Dinilai ASBUN

SBB,N25NEWS .COM – Tudingan yang dilontarkan Samson Atapary terhadap Ikatan Keluarga Besar Huamual ( IKBH) tidak …