Cegah Covid-19, Madrasah Terapkan Pembelajaran Daring

AMBON,N25NEWS.com – Demi mencegah penyebaran pandemi virus Corona atau disebutnya Covid-19, dan mematuhi instruksi pemerintah pusat, Provinsi dan daerah, seluruh tingkat madrasah di Kota Ambon meniadakan pembelajaran di kelas dan menerapkan pembelajaran daring yaitu pembelajaran mandiri dan terbimbing melalui kelas maya secara online.

Sebagai upaya bersama mencegah penyebaran wabah tersebut, seluruh madrasah berbagai tingkatan Kota Ambon dengan terpaksa harus di rumahkan sejak, Kamis tanggal 23 Maret sampai dengan tanggal 21 April tahun 2020.

Namun kegiatan belajar tetap,
berjalan sebagaimana mestinya hanya saja tidak dilakukan di madrasah namun belajar dari rumah masing masing dengan secara online atau daring dari masing masing guru mereka.

Kepala seksi pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon And Karim Kilrey yang ditemui Berita Kota Ambon, diruang kerjanya, Jumat (4/4) mengatakan, sejak Maret lalu sampai 6 April dan sampai diperpanjang hingga 21 April kedepan, madrasah sudah menghentikan kegiatan belajar mengajar di madrasah sesuai dengan instruksi pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah.

“Berdasarkan edaran dari pemerintah pusat dan daerah untuk kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah bagi siswa dan guru, maka kami berinisiatif untuk  sementara dirumah saja menjalankan aktivitas. Hal ini dilakukan guna terhindar dari wabah virus Corona. Namun tetap pedomani beberapa ketentuan yang disampaikan melalui surat edaran yang dikeluarkan. Seperti, selalu melaporkan kinerja harian bagi guru dan staf pegawai selama berada di rumah masing-masing,” kata Kilrey.

Dijelaskan, selama pembelajaran daring yang dilakukan di rumah masing masing, guru dan siswa tetap menggunakan aplikasi yang direkomendasikan madrasah, yakni google class room, zoom, dan whatsApp. Dan selanjutnya secara berkala dilaporkan hasil pembelajaran selama berada  dirumah dengan menggunakan Hp Andorid.

“Kami telah merekomendasikan aplikasi seperti google class room, zoom, dan WhatsApp, untuk digunakan para guru dalam proses daring di rumah masing masing, dan selanjutnya di laporkan secara berkala oleh guru yang bersangkutan,”ujarnya.

Ada juga pola pembelajaran dengan aplikasi game, khusus untuk siswa RA atau MI kelas 1 dan 2 yang juga disilingi dengan kemampuan siswa untuk bagaimana cara pencegahan penyebaran Covid-19.

Khusus bagi siswa yang tidak memiliki Hp Android atau lokasi madrasah dengan tempat tinggal jauh, bisa menggunakan pesan singkat (SMS) atau WA, lewat Hp milik tetangga atau teman dekat, untuk nantinya bisa diisi atau di foto agar dapat dikembalikan ke madrasah.

“Ada juga metode yang biasanya di gunakan di RA, kami lakukan telkonfren langsung dengan menggunakan aplikasi zoom cloud meetings, bersama dengan seluruh kepala madrasah dan RA lewat tim satgas pencegahan Covid-19, bagi RA dan madrasah seKota Ambon,”jelasnya.

Tim tersebut kata Kilery, juga memantau perkembangan siswa dari sisi kesehatan dan juga proses belajar mengajar selama di rumah, hingga saat ini belum ada informasi siswa madrasah yang terinfeksi Covid-19.(**)

Check Also

Sebanyak 396 Sekolah Menengah Atas Di Maluku Ikut UN Wajib Gunakan Komputer

AMBON,N25NEWS.com-Sebanyak 396 sekolah menengah atas dari SMA dan SMK yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) …