Cegah CVPD Pada Jeruk, BPSB-BPP Amankan 1000 Anakan

AMBON,N25NEWS.COM – Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih, Bibit Pertanian dan Peternakan (BPSB-BPP) Provinsi Maluku, Dahlia Syahruddin menyatakan pihaknya segera mengamankan sebanyak 1000 anakan tanaman jeruk asal Nganjuk, Jawa Timur yang dikirim ke Namlea, Kabupaten Buru melalui pelabuhan laut.

Hal ini dikarenakan media pembawa anakan jeruk tersebut dikhawatirkan mudah terkena penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) yakni kerusakan pembuluh floem tanaman jeruk.

“Apalagi Maluku merupakan daerah kepulauan. Yang ditakutkan, pengirimannya dari pulau ke pulau malah membuat kerusakan pada media pembawa yakni penyakit CVPD pada anakan tanaman jeruk tersebut,” pungkasnya.

Dirinya mengakui pula, pihaknya kekurangan orang di lapangan dalam hal pengawasan apalagi kita ketahui Maluku memiliki banyak pintu masuk keluar pengiriman media pembawa baik tanaman maupun hewan.

“Sehingga pengawasan pada pintu masuk keluar misalnya bandara laut Untuk itu, dibutuhkan sinergi dari antar instansi terkait seperti saat ini yang dilakukan,” pungkasnya.

Menutupnya, Dahlia berharap terhadap sinergitas yang dibangun antar instansi guna mengamankan media pembawa anakan tanaman jeruk kemudian dapat mencegah agar jangan sampai CVPD masuk ke Ambon,” tutupnya.
(Amy Latuny)

 

 

Check Also

Mukerwil II PPP Provinsi Maluku Revitalisasi dan Konsolidasi Menuju 2020-2024

NAMLEA,N25NEWS.com- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Maluku melaksanakan Musyawah Kerja Wilayah II …

×

N25NEWS.com