Home / Kota Ambon / Cegah Parkir Liar, Dishub Ambon Bakal Tutup Pintu Depan MCM
Jelas Sudah Ada Tanda Larang Parkir, Masyarakat Tak Sadar Mangkir Dari Aturan Rambu Lalulintas Di Depan Pusat Perbelanjaan Maluku City Mall, (09/04)

Cegah Parkir Liar, Dishub Ambon Bakal Tutup Pintu Depan MCM

AMBON,N25NEWS.COM – Sekalipun sudah diberi tanda larangan parkir, para pengguna jalan terus saja mangkir dari aturan lalin selama beraktivitas.

Tak dapat dipungkiri, tindakan melawan aturan lalin yakni parkir liar makin marak terjadi di Kota Ambon yaitu pada beberapa ruas jalan yang telah diberi tanda larangan tersebut.

Salah satunya, melawan aturan parkir pada seputaran ruas jalan Pusat Perbelanjaan, Maluku City Mall, Tantui, Kota Ambon.

Diakui oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette, Rabu (11/04) di Ruang Kerjanya, katanya terkait parkir liar di beberapa ruas jalan yang di beri tanda larangan, pihaknya telah berulang kali menindaknya. Akan tetapi masyarakat sendiri lah yang mangkir terhadap aturan tersebut.

“Kita sudah berkali-kali lakukan pengembosan bagi pengguna jalan yang nakal. Baik di pagi hari maupun siang hari dengan mengerahkan beberapa petugas pengamanan jalan. Akan setelah petugas beristirahat eh, balik lagi mereka parkir di tempat yang sama dilarang,” pungkasnya.

“Nah, setelahnya, kami mencari penyebabnya dan fakta lapangan membuktikan bahwa masalahnya rupanya ada pada kondisi ruas jalan yang tak memungkinkan. Selain itu jembatan penyeberangan orang pun sampai saat ini belum terealisasikan,” tambahnya.

Terhadap hal itu, Sapulette telah melayangkan surat kepada pihak MCM agar segera dicepatkan fungsi JPO agar pihaknya dapat menutup ruas jalan tengah serta alternatif pintu depan yang menjadi lahan parkir liar oleh pengguna jalan nakal dan tidak taat pada rambu lalulintas yang ditetapkan.

“Selain mendesak Pihak MCM guna percepatan fungsi JPO, Kami juga akan mengerahkan petugas keamanan jalan Dishub Kota Ambon, paling banyak 9 personil untuk memperketat penjagaan pada ruas jalan MCM tersebut untuk ada dalam pantauan selama 12 jam yakni waktu pagi, Siang, Sore dan waktu malam,” tegasnya.

Baca juga :   Sidak Takjil, BPOM Ambon Tak Temui Bahan Berbahaya

“Sekiranya kalau JPO berfungsi, Pintu depan itu bakal kita tutup. Kecuali ada event tertentu. Hal ini juga mencegah agar masyarakat yang mau enak saja, dan gak bayar parkir, Supaya mereka menggunakan parkir khusus yang disediakan MCM saja,” tutupnya.

(Amy Latuny)

About admin

Check Also

Setahun, Ini Prestasi Yang Diraih Richard-Syarif Oleh : Amy Latuny

“Melalui capaian selama setahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Richard Louhenapessy -Syarif Hadler setidaknya …