Home / Agama / CJH Kloter 10 Tertunda, Berangkat Bersama Kloter 12
Calon Jamaah Haji (CJH) Maluku asal Kabupaten Buru Selatan (Bursel) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 atas nama Al Mawaris akhirnya diberangkatkan dengan kloter 12 embarkasi Makasar.

CJH Kloter 10 Tertunda, Berangkat Bersama Kloter 12

MAKASAR,N25NEWS.COM -Sempat tertunda keberangkatannya, satu orang Calon Jamaah Haji (CJH) Maluku asal Kabupaten Buru Selatan (Bursel) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 atas nama Al Mawaris akhirnya diberangkatkan dengan kloter 12 embarkasi Makasar.

Seperti yang diketahui penundaan keberangkatan Al Mawaris yang juga merupakan salah satu anggota DPRD Fraksi PKB Kabupaten Bursel, akibat yang bersangkutan belum diberikan suntikan

vaksin meningitis pada saat pemeriksaan kesehatan oleh tim media Dinas Kesehatan Kabupaten Bursel.

Dimana berdasarkan informasi yang dihimpun di asrama haji Sudiyan bahwa belum divaksinya Al Mawaris lantaran saat itu mengalami ganguan kesehatan pada penjempitan pembulu darah.

Pantauan N25NEWS.COM  di asrama haji Sudiyan Makasar, Rabu(25/7) saat ini Al Mawaris telah bergabung bersama kloter 12 di aula keberangkatan asrama haji Sudiyan untuk bertolak menuju Tanah Suci Arab Saudi dengan menggunakan maskapai penerbngan Garuda Indonesoa Airlines (GIA).

Dimana kloter 12 merupakan kloter gabungan CJH Maluku, Selayar dan Pare-Pare, sekaligus kloter CJH terakhir Maluku yang diberangkatkan melalui embarkasi Makasar yang sebelumnya sudah berangkat kloter 10 dan 11.

Sementara menyangkut dengan suntikan vaksin meningitis kata salah satu petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada poliklinik asrama haji Sudiyan menuturkan, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan ulang yang bersangkutan belum divaksin, dimana vaksin merupakan syarat wajib, sebelum jemaah diberangkat.

Akibatnya yang bersangkutan setelah masuk Asrama Haji ini baru divaksin dan ditunda keberangkatannya, sambil menunggu vaksinya aktiv.

Menurut  petugas KKP, vaksin meningitis merupakan syarat wajib sebelum diberangkatkan ke tanah suci Makkah.

“Vaksin ini diberikan agar para jemaah tidak tertular penyakit atau membawa penyakit berbahaya ke Indonesia,”ungkap petugas tersebut

Dimana hal tersebut Seusia ketentuan, para jemaah yang telah melakukan vaksin sebagai syarat wajib, akan segera diberangkatkan setelah kondisi antibodi terhadap meningitis dinyatakan aktif. Sehingga, kondisi jemaah haji tidak khawatir lagi untuk tertular saat melakukan ibadah di tanah suci Makkah.

About admin

Check Also

Provinsi Kalimantan Timur Kampium Pesparani Katolik Nasional I di Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.COM-GelaranPesparani Katolik Nasional I di Kota Ambon,Ibukota Provinsi Maluku telah resmi ditutup oleh Menteri Pemberdayaan …