Breaking News

Dewan Pers MoU Dengan BNPT Untuk Pendidikan Radikalisme

AMBON,N25NEWS.COM-Dewan Pers telah melakukan MoU dengan Badan Nasional Penaggulanagan Terorisme (BNPT) dan bersama masyarakat pers kemudian telah membuat pedoman pendidikan radikalisme serta dilakukan pelatihan diseluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakkan Etika Pers Dewan Pers Imam Wahyudi,kepada awak media pada acara Workshop Literasi Digital Sebagai Upaya pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat,di Hotel Pacific,rabu (15/8).

Lebih lanjut Wahyudi mengatakan,”kami pers dalam fungsinya dalam menyebarkan informasi itu juhga berpotensi bisa menimbulkan pencegahan,”kata Wahyudi.

Literasi tentang bagaimana kaitan antara media sosial dengan media pers karena pada dasarnya antara media social dan media pers harus saling melengkapi dalam konteks untuk mencegah terorisme atau radikalisme.

Baca juga :   Peserta Dari Negeri Banda Nilai Panitia Lomba Perahu Belang Ambon Kurang Siap

“kita perlu mengingatkan juga bahwa ini bisa bertolak belakang artinya tujuan mencegah terorisme dan radikalisme malah bisa terganggu dalam konteks interaksi buruk antar media pers dan media social artinya informasi harus di verifikasi agar ada keseimbangan,”jelas Wahyudi.

Untuk itu diharapkan adanya koordinasi yang baik antara media pers dan media social,”jadi kalau kemudian tidak dilakukan verifikasi maka kemudian informasi di medsos yang belum terverifikasi malah masuk di media pers, oleh masyarakat dianggap informasi itu sudah diverifikasi,”tandasnya.

Oleh : Aris Wuarbanaran

About admin

Check Also

Far-Far,Permasalahan Pertanahan Di Maluku Cenderung Menimbulkan Konflik Kepentingan

AMBON,N25NEWS.COM-Permasalahan pertanahan dalam masyarakat sering dan cenderung terjadi dimana hal tersebut telah menimbulkan konflik kepentingan …