Breaking News

Diakronis Penegakan Hukum Tindak  Pidana Pemilu KPUD KKT

SAUMLAKI,N25NEWS.COM – Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan wadah yang di harapkan dapat mencerminkan pelaksanaan hak-hak politik rakyat dalam proses dan upaya menuju perwujudan kedaulatan rakyat, sebagaimana di amanatkan dalam konstitusi.

Tugas dan kewenangan BAWASLU dapat di katakan jauh lebih luas dari pada DKPP.
BAWASLU juga mempunyai kedudukan sebagai lembaga  quasi peradilan di bidang administrasi pemilu yang terkait dengan proses tahapan penyelenggara pemilu.

Dalam gugatan lintas partai terhadap pemusnahan kertas surat suara pemilihan lanjutan pada 23 April 2019, masuk persidangan BAWASLU.
Di dalam persidangan tersebut, Senin, 12-05-2019, pelapor lintas partai menghadirkan saksi ahli “Yoke Lololuan”, Mantan ketua KPUD KKT.

Dalam persidangan tersebut, Yoke, sebagai saksi ahli memberi keterangan. Mantan ketua KPUD KKT yang bertugas selama tiga priode atau 15 tahun itu, dalam persidangannya, pertanyaan yang di ajukan oleh pihak KPUD KKT, semuanya di bantah oleh Yoke, mantan ketua KPUD Lololuan.

Satu pertanyaan yang di ajukan KPUD KKT, pimpinan Regen Lartutul, sekarang.
Apakah Terahadap Pentahapan yang di lakukan oleh KPUD Tanimbar, Salah atau Benar ? menjawab pertanyaan tersebut, Yoke Mantan ketua itu secara lantang, tanpa pikir panjang jawab ‘ Salah’, sebagai saksi ahli.

Terkait tahapan pemilu KPUD, mantan Ketua KPU 15 tahun ini menuturkan, surat suara yang rusak, mesti di lelang oleh sekretaris KPUD dan bukan di musnahkan, Dia memberi contoh, sepanjang dirinya memimpin, tidak pernah musnahkan kertas surat suara yang rusak.

Menyikapi persoalan, gonjang-ganjingnya penyelenggara pemilihan umum 2019 di KKT, Aktifis LAI Jems Masela, menyoroti dari sisi pidana, Dia mengungkapakan, jika dalam persidangan, BAWASLU KKT mendapatkan tindak pidana pemilu di teruskan kepada Kepolisian, paling lama, 1×24 jam sejak di putus oleh BAWASLU.

Berdasar UU No. 7 Tahun 2017, tugas dan wewenang KPUD Kab, harus mengendalikan tahapan, wajib kata Masela.
Terhadap pemilihan lanjutan menurut Yoke Lololuan, saksi ahli itu terjadi apabila gangguan keamanan dan bencana alam, atau gangguan lainnya namun dalam kenyataan berbeda.

Hal yang sama pernah di beritakan oleh media SR dalam koomentar Masela, terkait KPUD pimpinan Regen Lartutul, tidak mempunyai plening yang mantap, logistik dapil 1, berapa, sampai pada formulir-formulirnya sudah harus di pastikan H-3 siap, namun tidak seperti ini.
Untuk itu Masela, selalu menekan, kalau ada sesuatu misalkan bencana alam, rusuh, Dapil 1 seluruhnya harus di tunda, kalau sebagiannya jalan, itu sudah melanggar aturan perundang-undangan, mengapa ?

Tambah Masela, Kalau memang Dapil 1 di lakukan pemilu susulan sementara sebagian sudah, itu di pastikan, Apajah memenuji unsur atau tidak, apakah ada rekomendasi Bawaslu, atau ada surat keputusan KPUD KKT, atau secara mekanisme bisa di pertanggungjawabkan dan ini Pidana.

Menurut Jems Masela, Penegakan tindak pidana pemilu, Sejatinya merupakan hukum menegakan kebenaran dan keadilan dalam proses membangun demokrasi yang autentik.

Hukum Pidana dalam pelaksanaan pemilu tambah Jems, Harus menunjukan fungsi protektif terhadap kewibawaan negara. Apalagi dalam momentum pemilu merupakan wahana pendidikan politik bagi rakyat Indonesia, khusus KKT, yang seharusnya dapat kesempatan melatih, dan meningkatkan apresiasi hak-hak politik masyarakat.

Jems Masela, Aktifis LAI itu sangat berharap kepada BAWASLU KKT, agar benar-benar profesional dalam menyikapi setiap perkembangan dalam persidangan, Jems menambahkan, Hukum sejatinya menjadi minyak pelumas mesin dan roda demokrasi, agar sistim dan mekanisme kekuasan berjalan dengan lancar dan legitim.

Jems selalu menyikapi mulai dari tahapan pemilu sudak tak sesuai, kemudian, Pemusnahan barang bukti berupa kertas suara, tidak sesuai dengan Prosedur, untuk itu Ketua KPUD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kita mendorong untuk harus di Pidanakan.

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Kantor Bupati KKT Direnovasi, Aktivitas Pindah Ke Kewarbotan

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) terus berbenah dan memperbaiki penampilan wajah kota Saumlaki serta mencoba …

×

N25NEWS.com