Breaking News

Dijadwalkan 2020 Embarkasi Haji Antara Difungsikan

AMBON,N25NEWS.COM – Dijadwalkan ditahun 2020 mendatang Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) sudah mulai mengfungsikan embarkasi haji antara.

“Kalau embarkasi antara tetap akan jalan, namun awalnya dimulai khusus dari Calon Jemaah Haji (CJH) asal Maluku dulu, belum untuk yang lain dulu,”tandas Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad yang dihubungi via selulernya, Kamis(21/2/2019).

Pemberlakukan khusus CJH asal Maluku dalam awal perdana embarkasi haji antara disesuaikan dengan kondisi lahan dan daya tampung asrama yang baru dibangun.

Akan tetapi jika dalam waktu dekat Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku bisa secepatnya melakukan hibah pembebasan lahan yang dibuktikan dengan sertifikat atas milik Kemenag, maka dengan sendirinya perluasan asrama haji melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dapat diluncurkan.

Oleh sebab itu dengan daya tampung 500-600 lebih pada asrama yang lama dan gedung yang baru, peruntukan awal embarkasi antara akan dimulai dari jemaa haji asal Maluku yang nantinya akan terbagi dalam beberapa kloter keberangkatan.

“Kan satu kloter 450, nanti ada yang masuk dan keluar sesuai dengan jumlah kuota haji Maluku yang saat ini sesuai jumlah yang lama sebanyak 1090 jemaah,”ujarnya.

Sementara fesilitas pendukung lainnya yang sementara masih dalam rencana pekerjaan meliputi, aula I yang nantinya digunakan untuk keberangkatan dan kedatangan jemaah yang nantinya akan ditambah satu lagi aula, sehingga nantinya akan bisa mengakomodir jemaah dari provinsi lain.

Namun semua tergantung ketersediaan lahan yang nantinya akan dihibah Pemda Maluku bila secepatnya bisa diselesaikan secara tuntas dan jika itu hal tersebut ada maka fasilitas lain yang juga akan dibangun seperti, gathose dan fasilitas pendukung lainnya.

Baca juga :   Usai Pesantren Ramadhan, Keluarga Besar Min 1 Ambon Gelar Bukber

Sementara luas lahan yang ada milik Kemenag Maluku baru seluas 1,7 hektar dari yang harus dibutuhkan untuk satu embar kasih antara dan penuh seluas kurang lebih 5 hektar.

“Kalau jalan yang belum dibayar, itu sudah ada jaminan dari Kades setempat, karena itu nantinya jadi akses, tapi kalau bangun kan tidak bisa karena harus menjadi lahan milik Kemenag dulu baru bisa dibangun infrastruktur lainnya,”jelasnya.

Oleh karena itu, lahan yang mau dibangun embarkasi haji antara harus satu sertifikat saja milik Kemenag, sehingga lahan milik keluarga Tentua seluas 5 hektar, itu Pemda harus ambil semuanya, karena pemiliknya tidak mau hanya jual satu hektar dan ini semua demi kepentingan Maluku kedepan.
Terkait dengan kondisi tersebut, disarankan Pemda dan DPRD Provinsi Maluku bisa melakukan studi banding ke provinsi lain yang memiliki embarkasi antara atau penuh, sehingga dari studi banding tersebut bisa diimplementasikan dengan kondisi asrama haji yang sekarang.

Untuk itu kedepan Musaad berharap agar Gubernur baru nanti bisa melihat nasib masyarkat Maluku, baik dari sisi peningkatan kesejahteraan, ekonomi, sosial budaya, iman dan taqwa melalui embarkasi haji antara agar bisa melakukan pembebasan lahan melalui APBD sehingga melalui SBSN Kemenag dapat membangun infrastruktur embarkasi antara atau penuh.

“Nantinya kalau sudah dibeli selanjuynya dihibahkan, lalu Gubernur serahkan ke Kememag, Ini loh pak kami serahkan lahan 5 hektar untuk dijadikan embarkasi haji antara dan kedepan penuh, sehingga ini merupakan satu PR bagi kita,”harapnya.

Reporter : Gali M

Editor    : Redaksi

About admin

Check Also

Gubernur Hadiri Malam Nuzulul Qur’an Kemenag Maluku

AMBON,N25NEWS.COM – Gubernur Maluku Irjen Pol Purnawirawan Drs Murad Ismail berkenang menghadiri peringati malam Nuzul …