Breaking News

Dinas NakerTrans Provinsi Maluku,Berupaya Kurangi Angka Pengangguran di Maluku

AMBON,N25NEWS,COM-Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Maluku terus berupaya mengurangi angka pengangguran salah satunya melalui pelatihan tenaga kerja untuk menyesuaikan dengan kebutuhan investor.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Maluku,Melky Lohy kepada awak media,di Kantor Nakertrans Provinsi Maluku,senin (25/3/2019).

Lebih lanjut Lohy mengatakan bahwa,”Menurunkan angka pengangguran ini bukan perkara muda,oleh karena itu menurunkan angka pengangguran yang signifikan terhadap kemiskinan adalah kerja bakti oleh seluruh sektor,seperti,sektor pertanian,pertambangan,pendidikan.Ini semua dalam rancangan tenaga kerja yang dirancang secara komperhensip,”kata Lohy.

Sementara  itu,program-program dari Nakertrans yang telah dilakukan ini,merupakan terjemahan terhadap program-program Nasional yang mana telah ditetapkan untuk dilaksanakan di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota,dengan melibatkan lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta,seperti BLK,BLM dan juga lembaga-lembaga pelatihan lainnya.

“Program yang digerakkan ini dilakukan secara kedaerahaan kenapa ?,sebab proses-proses ini seyokyanya perlu didukung oleh penganggaran,tetapi kita sadari dengan kondisi daerah,maka apa yang bisa kita lakukan adalah usaha menurunkan angka pengangguran,yang mana merupakam preoitas yang sementara kita gagas bersama,”jelas Lohy.

Adapun tingkat angka pengangguran di Provinsi Maluku sampai dengan tahun 2018 adalah 9,74,”Nah sekarang ini kita berupaya untuk penurunan dengan, bagaimana memacuh sektor-sektor pembagunan ini,nah maka langkah-langkah peningkatan produktifitas tenaga kerja ada yang kita lakukan di dinas kita ada lewat program pemagangan di BLK,”ungkapnya.

Kemudian pihak dinas mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak BLK yang telah bersama-sama dalam program pelatihan pertama dengan merekrut 100 tenaga kerja yang mana,ke-100 tenaga kerja tersebut dibeberapa perusahaan,yang lebih teknis pada Lembaga Pertanahan (pengukuran lahan).

“Untuk itu hari ini, kita duduk bersama untuk membicarakan strategi kita kenapa, yang menjadi konsen kita.Tetapi yang paling utama kita adalah,harus memiliki data bes,sebab rencana strategis tenaga daerah kita harus punya data bes.Dan juga investasi yang masuk harus melihat karakteristik wilayah,dengan miliki pemetaan yang menjadi prioritas,”tandas Lohy

Reporter       : Aris Wuarbanaran

Editor           : Redaksi

 

About admin

Check Also

Pembangunan Kawasan Perdesaan Di Maluku,Perlu Peran Aktif Pemerintah Desa

AMBON,N25NEWS.COM-Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa,setidaknya ada 3 spirit utama dalam UU ini,yaitu penguatan …