Home / Kesehatan / Dinkes Gandeng YPM dan UNICEF Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella

Dinkes Gandeng YPM dan UNICEF Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella

AMBON,N25NEWS.COM – Pemerintah pusat hingga provinsi tak henti-hentinya berupaya memberi perhatian serius terhadap kesehatan masyarakat. Kali ini pemerintah kota Ambon melalui Dinas Kesehatan mengandeng Yayasan Pelangi Maluku (YPM) dan UNICEF menggelar kampanye imunasi campak dan rubella.

Kampanye dalam bentuk Workshop bertajuk “Diseminasi Imunisasi Rutin, Campak dan Rubella bagi Kader Kesehatan di Kota Ambon”  berlangsung sehari di Hotel Everbright dengan melibatkan 50 kader kesehatan dari 50 desa/negeri dan 5 camat di Kota Ambon.

Dalam rilis YPM yang diterima, Senin(20/8/2018) kemarin. Workshop dapat dijadikan sebagai media sosialisasi dari  program Imunisasi termasuk di dalamnya Imunisasi Campak/Measles dan Rubella (MR).

Dimana saat ini ada terdapat  sembilan penyakit yang dapat dicegah melalui program Imunisasi rutin yang diselenggarakan oleh pemerintah  seperti penyakit,  Tuberculosis, Difteri, Pertussis, Tetanus, Polio, Campak, Hepatitis B, Hemophilus Influenza tipe B dan Pneumonia. Melalui Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella.

Dimana nantinya pemerintah akan memasukkan vaksin Rubella ke dalam program Imunisasi rutin sehingga anak-anak dan ibu hamil di Indonesia khususnya di Maluku dapat terlindungi dari bahaya penyakit Rubella.

Bahkan dalam paparan  Kepala Bidang Pencgahan dan Pengandalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan  Kota Ambon dr. Sioly Soempiet menjelaskan, bahwa  pentingnya imunisasi selain untuk melindungi anak juga untuk melindungi masyarakat sekitar.

Dimana bila cakupan imunisasi sudah 95 persen  bayi-bayi yang belum cukup umur untuk diimunisasi, termasuk para lanjut usia, dan orang-orang yang tidak dapat diimunisasi karena penyakit tertentu dapat terlindungi dari penyakit melalui kekebalan kelompok (herd immunity) yang terbentuk.

Bahkan bila cakupan imunisasi 95 persen maka potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah sangat mungkin terjadi. Disayangkan, cakupan imunisasi rutin di Kota Ambon masih banyak yang belum memenuhi target. Untuk itu peran kader sangatlah penting untuk memberikan informasi yang benar seputar imunisasi serta mengajak orang tua mengimunisasikan anaknya.

Dalam kesempatan yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi dr. Elviana Pattiasina dalam arahan singkatnya  mengingatkan,  bahwa imunisasi adalah upaya menyejahterakan anak bangsa.

Oleh sebab itu Program Imunisasi termasuk Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella yang sedang berjalan perlu didukung penuh. Beliau juga menyambut baik kesempatan ini untuk mendengarkan aspirasi kader di lapangan sehubungan dengan kemungkinan kekosongan vaksin dan tantangan-tantangan yang dihadapi terkait imunisasi. DPRD akan menjalankan perannya sebagai perpanjangan tangan masyarakat untuk memastikan pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Terlepasas dari itu Ketua Rosa Pentury mengatakan, dalam  bulan Agustus dan September 2018, pihaknya juga akana  melakukan serangkaian kegiatan guna mendukung Dinas Kesehatan Kota Ambon dalam pelaksanaan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella terutama untuk komunitas marginal yang meliputi anak-anak panti asuhan, anak-anak jalanan dan gelandangan.

Oleh : Gali Markalin

 

About admin

Check Also

Harpini : Miliki Gedung Baru,Karantina Pertanian Ambon Tingkatkan Pelayanan

AMBON,N25NEWS.COM – Provinsi merupakan salah satu provinsi sebagai tujuan lalu lintas perdagangan terutama produk pertanian,karena …