DIPA Dan TKDD 2020,Gubernur Maluku Terimanya Di Israna Negara.

JAKARTA,N25NEWS.com-Gubernur Maluku,Drs.Murad Ismail,untuk pertama kalinya menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Buku Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD),dalam jabatannya sebagai gubernur.DIPA dan TKDD tahun 2020 tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo,didampingi Wakil Presiden Ma’aruf Amin di Istana Negara,Jakarta Pusat,kamis (14/11/2019).

“Hari ini,sebagai Gubernur Maluku saya menerima DIPA dan TKDD tahun 2020,yang diserahkan langsung oleh Presiden.Saya akan pastikan dana transfer ke daerah dan dana desa 2020 akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat dan pembangunan di Maluku,”kata Murad.

Terkait penyerahan DIPA dan TKDD tahun 2020 itu Presiden Jokowi mengumpulkan seluruh menteri,pejabat lembaga,serta kepala daerah setara gubernur di Istana Negara.

Murad mengatakan DIPA dan TKDD tahun 2020 yang diterimanya sebagai gubernur merupakan dokumen APBN yang menjadi acuan pemerintah daerah untuk mewujudkan visi-misi presiden yaitu Indonesia maju.

“DIPA merupakan dokumen pemerintah daerah untuk melakukan belanja daerah.Dokumen ini yang akan jadi acuan resmi untuk melakukan pengeluaran belanja,”jelasnya.

Setelah penyerahan DIPA 2020,agenda masih dilanjutkan bersama presiden yakni pengarahan kepada seluruh gubernur.Dalam arahan yang tidak lagi dihadiri para menteri dan pimpinan lembaga itu,presiden lagi-lagi mengingatkan perlu adanya sinkronisasi pembangunan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Baca juga :   Empat Kementerian Resmikan Sistem Peringatan Dini Tsunami Di Pelabuhan Perikanan Eri

Murad menambahkan,dalam arahannya presiden juga minitip beratkan pada 5 program prioritas pembangunan nasional yang perlu ditindaklanjuti di daerah.

Adapun 5 agenda presiden yang menjadi prioritas itu adalah pembamgunan SDM,melanjutkan infrastruktur,peyederhanaan regulasi,reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi.

“Presiden minta agar Pempus dan Pemda menjadi tim besar,karena itu kita harus bersinergi.Tidak ada lagi kabupaten/kota yang jalan sendiri,provinsi jalan sendiri,begitu pula Pempus.Program nasional akan berjalan baik kalau semua menjadi satu tim besar yang saling bersinergi,”ujarnya.

Dalam rangka mendorong investasi dan membuka lapangan pekerjaan,presiden juga berkomitmen untuk melanjutkan infrastruktur terutama membuka akses transportasi dan aksesibilitas.

“Akan dibangun pelabuhan dan bandara baru,yang sudah ada perlu dikembangkan lagi.Paling terpenting lagi regulasi-regulasi yang mengahambat akan dihapus,”tandasnya.

Pada kesempatan itu,gubernur Maluku didampingi Staf Khusus Gubernur Bidang Humas M.Azis Tunny dan Kepala perwakilan Daerah Provinsi Maluku Saiful Patta.

Sumber    : Humas Pemprov Maluku

Editor      : Aris W

Check Also

Gubernur Maluku Ingatkan Lima Isu Strategis Dalam Rapat Forkopimda

AMBON,N25NEWS.com-Lima isu strategis yang menjadi arahan Presiden Jokowi kembali diingatkan oleh Gubernur Maluku Drs. Murad …

×

N25NEWS.com