Home / Hukum dan Kriminal / Diskrimsus Polda Maluku Gembleng Media Tolak Hoax dan Hate Speech
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes.Pol Firman Nainggolan, kepada awak media online pada Coffe Morning yang di gelar, Rabu (04/04) bertempat Direskrimsus Polda Maluku, Mangga Dua Kota Ambon.

Diskrimsus Polda Maluku Gembleng Media Tolak Hoax dan Hate Speech

AMBON,N25NEWS.COM – Indonesia termasuk Provinsi Maluku kini menjadi salah satu negara yang menjadi sarang akun palsu atau duplikat berdasarkan data pengguna Facebook pada penghujung tahun politik ini.

Disampingnya, Internet pun bisa menjadi faktor utama maraknya Tindak Pidana Cyber Crime yang menyalahi aturan UU ITE. Dalam hal ini, melalui penyebaran Hoax dan Hate Speech lewat akun Facebook.

Hal ini kemudian di akui oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes.Pol Firman Nainggolan, kepada awak media online pada Coffe Morning yang di gelar, Rabu (04/04) bertempat Direskrimsus Polda Maluku, Mangga Dua Kota Ambon.

Diakuinya, Maraknya Akun anonim meningkat, digunakan dalam penyebaran hoax dan hate speech dalam tahun politik seperti saat ini.

“Media sosial kemudian dianggap sebagai salah satu instrumen untuk menjatuhkan lawan yang tak disukainya dengan cara menyebar informasi bohong, fitnah, black campaign, atau hoax. Bukan itu saja, kadang kala wanita dan anak-anak juga menjadi korban Facebook di antaranya, kejahatan Pedofilia atau kekerasan seksual pada anak di bawah umur dan penyebaran foto wanita berbau pornografi,” sambungnya.

Untuk upaya pencegahan itulah, pihaknya kemudian menggembleng sekelompok Media Online agar bersama menjadi mitra Polisi guna mencegah penyebaran Hoax dan Hate Speech serta provokasi SARA.

“Media online berperan sebagai penyelidik. Terkait kasus-kasus seperti ini, media kemudian punya tanggung jawab untuk mempublikasikan apa yang sementara terjadi di lapangan. Akan tetapi, media kemudian juga harus perlu kenali dulu Undang-Undang soal pelanggaran tersebut,” tambah Firman.

Menutupnya, Firman berharap komunitas media online di Maluku semaksimal mungkin dapat membantu pihaknya guna menyelesaikan tugas dalam hal ini menjadi pengontrol jejaring sosial  media dan mencegah seluruh pemberitaan berbau Hoax, Berita bohong, ujaran kebencian bahkan Sara yang bahayanya kian memarak. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

Fabanjo : Exit Strategi Merepliasi Program SOLID 2019 Oleh : Aris Wuarbanaran

AMBON,25NEWS.COM-Di gelar  Exit Strategi ini adalah untuk membicarakan kelanjutan dari program SOLID yang akan berakhir …